Home / Berita Utama / Selain Jual Mentah, Pisang Juga Harusnya Diolah Jadi Cemilan Keripik Khas Kaimana

Selain Jual Mentah, Pisang Juga Harusnya Diolah Jadi Cemilan Keripik Khas Kaimana

Bagikan Artikel ini:

“Produksi pisang Kaimana ini cukup tinggi. Tapi jangan sampai habis dijual mentah, harus ada keberanian untuk mengolahnya menjadi produk makanan seperti keripik dengan ciri khas Kaimana. Sorong saja bisa hasilkan keripik keladi, kenapa kita yang terkenal dengan julukan kota pisang ini tidak bisa hasilkan keripik pisang.”

WAKIL Ketua II DPRD Kaimana, Kasir Sanggei, menyampaikan ini menanggapi adanya keluhan masyarakat yang kesulitan memasarkan pisang ke luar daerah akibat Pandemi Covid-19. Dikatakan, ada banyak cara agar produksi bisa bermanfaat bagi pemenuhan kebutuhan hidup.

Selain dijual mentah, ada banyak produk makanan atau cemilan yang bisa dihasilkan dengan menggunakan bahan dasar pisang.

Salah satunya keripik pisang. Keripik pisang lanjut Kasir, jika diolah khusus hingga menghasilkan keripik bercita rasa khas Kaimana, maka selain enak dikonsumsi, juga bisa membantu mempromosikan daerah Kaimana sebagai kota pisang.

Baca Juga:  Bawaslu Kaimana Gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipasif

“Kalau cita rasa dari keripik itu enak, maka dengan sendirinya nama Kaimana akan ikut dikenal. Karena orang akan dengan mudah mengingatnya ketika pernah mengkonsumsinya,” ujar Kasir di Kantor Bupati Kaimana, Rabu (19/8/2020).

Dikatakan, untuk mewujudkan ini, dibutuhkan peran serta Pemerintah Daerah, dalam hal ini dinas terkait, untuk mendampingi masyarakat agar termotivasi memanfaatkan potensi pisang untuk sesuatu yang lebih bernilai.

“Kaimana ini daerah penghasil pisang. Jangan sampai pisang yang kita hasilkan ini habis untuk dijual mentah. Harus ada keberanian untuk mengolahnya menjadi produk yang lebih bernilai, tidak hanya sebagai makanan, tetapi juga membantu mempromosikan Kaimana sebagai kota pisang. Ini yang harus didorong, siapa yang mendorong, kan ada Dinas Perindagkop,” ujar politisi Partai Demokrat Kaimana ini.

Baca Juga:  MUI Kaimana Harap Kerjasama Bidang Pendidikan IAIN Kudus dengan Pemda Kaimana Ditingkatkan

Lanjut dia, untuk mewujudkan ini, Dinas Perindagkop tentu perlu embangun kerjasama dengan Dinas Pertanian, yang memiliki tugas dan fungsi meningkatkan produksi pertanian dalam hal ini pisang.

“Dinas Perindagkop dan Dinas Pertanian harus bekerjasama. Dinas Pertanian tanam sebanyak-banyaknya, Dinas Perindagkop harus siapkan pasar. Bawa jual ke Timika memang bagus, tetapi jangan sampai semua dijual mentah. Perlu ada cara lain untuk memanfaatkan potensi pisang yang kita miliki ini agar daerah kita lebih dikenal. Salah satunya melalui produk keripik atau lainnya,” ungkap Kasir.

Diakui, DPRD pernah memberi saran berkaitan dengan pemanfaatan potensi pisang agar tidak hanya terfokus pada penjualan mentah. “Kita sudah berulang kali memberikan masukan, tapi sebenarnya Dinas sendiri juga sudah ada pikiran kearah sana, tapi niat untuk melakukannya yang belum kesampaian,” pungkasnya. |RED|AWI|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

PPK Lingkup Pemkab Kaimana Ikut Pelatihan Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Kaimana melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *