
ORANG Tanpa Gejala (OTG) yang dinyatakan positif berdasarkan hasil Rapid Test (tes cepat) di Kabupaten Kaimana terus mengalami peningkatan. Namun peningkatan jumlah ini tidak diikuti upaya percepatan penanggulangan, dalam hal ini tahapan pemeriksaan Swab terkesan KJ (kurang jelas).
Hingga Minggu (17/5/2020), jumlah OTG reaktif rapid test mencapai 31 orang dari sebelumnya 22 orang. Penambahan sebanyak 9 orang ini berasal dari Kampung Kiruru, Distrik Teluk Etna sebanyak 8 orang dan dari RSUD Kaimana 1 orang.
Informasi ini disampaikan Juru Bicara Satgas Covid-19 Kaimana, dr. Albert Kapitarau, Sp.B ketika dikonfirmasi via whatshapp group media peduli Covid, Minggu malam.
Dijelaskan, 8 orang dari Kiruru dan 1 orang pasien RSUD Kaimana ditetapkan positif rapid test setelah dilakukan screening oleh bidang pencegahan Satgas Covid-19 Kaimana.
Ditanya bagaimana tindaklanjut dari hasil pemeriksaan rapid test dimaksud, Dokter Albert jelaskan, pemeriksaan lanjutan masih menunggu instruksi dari pimpinan.
Sampai saat ini aku Dokter, RSUD Kaimana belum memiliki alat Rapid Test Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) untuk pengambilan swab pada sejumlah OTG. Pihaknya hanya menunggu keputusan dan tidak bisa melakukan tindakan.
“Alat PCR belum punya. Kami hanya bisa menunggu instruksi untuk pengiriman sampel dari pimpinan. Kesusahan RSUD Kaimana adalah RT-PCR swab kita harus mengirim. Untuk ini perlu koordinasi. Sampai saat ini kami masih menunggu,” terang Dokter Albert.
Untuk diketahui, PCR merupakan pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi adanya virus corona pada pasien terduga. |RED|AWI|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik