
KAIMANANEWS.COM – Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Kaimana saat ini tengah memaksimalkan pekerjaan segmen 3 trestle dan dermaga pecinan di lokasi dermaga lama yang kedepan akan digunakan untuk penyandaran kapal berbobot 500-1000 GT.
Kapal-kapal yang akan diarahkan bersandar di dermaga yang disebut Dermaga 2 dimaksud adalah Landing Craft Tank (LCT), tongkang, kapal yang menggunakan engine (mesin) rainbow diantaranya KMP Temi, kapal Sabuk Nusantara dan lainnya.
Kepala Kantor UPP Kaimana, Jemmy Samori, S.H. M.H saat dikonfirmasi menjelaskan, pekerjaan trestle dan dermaga segmen 3 tersebut bersifat multi years, yang dimulai sejak tahun 2024. Khusus segmen ketiga, pelaksanaan pekerjaannya dimulai sejak September 2025 dan akan berakhir pada September 2026.
Dikatakan, pembangunan trestle dimaksud menggunakan alokasi dana dari pusat, dalam hal ini dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) dengan nilai kontrak sebesar Rp.15 Miliar. Sementara kontraktor pelaksana kegiatan adalah PT. Hikmah Hidup Anugerah Permai.

“Total dana 15 Miliar itu sudah termasuk untuk pekerjaan fisik maupun konsultan pengawas. Ini kelanjutan dari tahun 2024 dengan sistim multi years. Untuk segmen 3 saat ini pekerjaan dimulai dari September 2025 sampai September 2026,” terang Jemmy Samori beberapa waktu lalu.
Dikatakan pula, dengan selesainya pembangunan trestle Dermaga 2 ini nantinya, maka Dermaga 1 hanya akan digunakan untuk kapal-kapal besar seperti kapal penumpang dan kapal container.
“Diharapkan dermaga yang sementara dibangun ini, tahun 2026 sudah bisa selesai sehingga untuk kapal-kapal yang berukuran gross ton 500-1000 seperti sabuk, LCT, tongkang sudah bisa kita layani di Dermaga 2. Sementara Dermaga 1, untuk kapal-kapal ukuran besar seperti kapal container dan juga kapal-kapal penumpang,” ucapnya.
Dikatakan, ini merupakan bukti adanya perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat di daerah, khususnya di Kabupaten Kaimana. untuk itu, ia menyampaikan terima kasih kepada pimpinan pusat khususnya di Kementerian Perhubungan, Dirjen Perhubungan Laut yang telah memberikan dukungan untuk Kaimana walaupun dalam situasi terjadinya efisiensi anggaran.
“Ini sebuah kebijakan yang harus kita jaga sehingga pembangunan di Kaimana tetap menjadi perhatian. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, dalam hal ini Bupati dan jajarannya yang telah memberikan dukungan,” pungkasnya. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik