Home / Berita Utama / Wakapolres Tentang Dana Desa: Tidak Ada yang Kebal Hukum

Wakapolres Tentang Dana Desa: Tidak Ada yang Kebal Hukum

Bagikan Artikel ini:

KAIMANA- Wakapolres Kaimana, Kompol Ismail Ibrahim, meminta Badan Musyawarah Kampung dan masyarakat pada umumnya, agar secara bersama mengawasi pemanfaatan dana desa. Jika ada pihak yang melakukan penyelewengan, segera melapor kepada Polres atau Pemerintah Daerah.

“Tidak ada yang kebal hukum di republik ini, siapa pun orangnya bilamana didalam pengelolaan anggaran tidak sesuai prosedur, maka pasti akan berhadapan dengan hukum,” tegasnya usai penandatanganan MoU pengawasan keuangan desa dengan Pemerintah Daerah, Jumat (26/10).

Dijelaskan, saat ini Polres Kaimana sedang menangani satu kasus terkait penyalahgunaan dana desa. Dari hasil penyelidikan, dana dicairkan 100% tetapi pekerjaannya tidak ada. Namun penanganan kasus masih P19, karena masih terdapat kekurangan berkas.

Baca Juga:  Lepas PSA dan Solo Anak Kembali ke Kaimana, Waket Kontingen PB: Perjuangan Kita Belum Selesai

“Ada satu desa, yang dalam pemberkasannya kalau tidak salah pencairannya 100%. Setelah pihak kepolisian melakukan penyidikan lapangan ternyata kegiatannya fiktif. Fiktif itu berarti pekerjaannya tidak ada sama sekali. Berkas perkara sudah dilimpahkan tapi masih P19. Itu berarti pemberkasan yang kita ajukan itu masih terdapat kekurangan,” terangnya.

Kedepan lanjut Wakapolres, setelah penandatanganan kesepakatan kerjasama dengan Pemda Kaimana, Polres Kaimana akan melakukan pengawasan lebih ketat terhadap pemanfaatan dana desa. Polres akan menempatkan anggota pada setiap wilayah.

Baca Juga:  YKI Gandeng UPTD KKPD Gelar Dimensinasi Hasil Studi Daya Dukung Pariwisata Hiu Paus

“Bilamana terjadi penyelewengan di kampung-kampung, tolong informasikan kepada pemerintah daerah dan juga kepada kami sebagai aparat penegak hukum,” tegasnya.

Ketua Satgas Saber Pungli Kaimana ini juga secara khusus mengajak anggota Bamuskam untuk mengontrol secara baik alokasi dana desa, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat. “Anggota Bamuskam ini merupakan mata dan telinga dari pemerintah yang ada di desa-desa,” pungkasnya. |KN1|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Gerakan Langit Biru Partai Demokrat Kaimana Sasar 3 Rumah Ibadah Jelang HUT ke-25

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Menyambut Hari Ulang Tahun ke-25 yang jatuh pada 9 September …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *