Home / Ekonomi Bisnis / Warga Kaimana Belajar Membatik

Warga Kaimana Belajar Membatik

Bagikan Artikel ini:

KAIMANA- Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Barat menggelar Bimbingan Teknis (Bintek) Pembuatan Kain Batik guna menumbuhkan minat, bakat dan kreatifitas masyarakat Kaimana dalam memanfaatkan potensi daerah.

Bekerjasama dengan Dinas Perindagkop UKM Kabupaten Kaimana dan Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah Kementerian Perindustrian RI, Disperindag melatih belasan perwakilan elemen masyarakat yang dipusatkan di Balai Diklat Perindagkop Kaimana, 28-30 November 2018,

Kegiatan yang menghadirkan Dwi Suheryanto, instruktur dari Balai Besar Kerajinan Batik Yogyakarta ini, dibuka Kepala Bidang Industri Kecil dan Menengah Disperindag Provinsi Papua Barat, Masry Ovillo, SE.

Baca Juga:  Pemda Kaimana dan BNI Teken MoU dan Launching Penggunaan Kartu Tapcash e-Retribusi

Masry dalam sambutannya mengatakan, Bimtek pembuatan kain batik merupakan upaya yang sangat positif dalam menghadapi pasar bebas Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Batik kata dia, merupakan sebuah karya seni yang sejalan dengan perkembangan nilai-nilai sosial dan budaya. Olehnya, melalui Bimtek pembuatan kain batik, masyarakat Kaimana memiliki kemampuan mendesain batik.

Baca Juga:  Resmikan Pondok Pinang Mama Papua, Ini Pesan Gubernur

Sementara Sekretaris Dinas Perindagkop Kaimana, Hamid Sirfefa pada pembukaan Bimtek, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat, yang telah secara rutin melaksanakan pelatihan yang bermanfaat bagi pengembangan sumber daya masyarakat Kaimana.

Diakui, Bimtek pembuatan kain batik merupakan salah satu bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Papua Barat, guna menumbuhkan minat, bakat dan kreatifitas masyarakat Kaimana dalam menelurkan karya seni. (CR11/IWI)


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Dinas Perikanan Kaimana Siap Dirikan Rumah Produksi Bagi Kelompok Usaha Pengolahan Ikan

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEW.COM – Dinas Perikanan Kabupaten Kaimana berencana mendirikan rumah/dapur produksi untuk produk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *