
POLITISI Partai Amanat Nasional yang juga merupakan anggota DPRD Papua Barat, Rudi Sirua mengakui, program aksi dan program unggulan yang diusung pasangan Freddy Thie-Hasbulla Furuada (Terkabul) untuk menjabarkan visi misinya, sangat pantas untuk diperjuangkan.
Program dimaksud selain benar-benar merupakan kebutuhan riil masyarakat Kaimana saat ini, juga merupakan bentuk keberpihakan seorang pemimpin terhadap rakyatnya. Jika ingin program aksi dan 19 program unggulannya terealisasi, maka berikan kepercayaan kepada Terkabul untuk memimpin Kaimana periode mendatang.
“Program aksi dan program unggulan yang Terkabul akan laksanakan ini adalah benar-benar merupakan kebutuhan nyata di tengah masyarakat. Kalau mau program tersebut dibuktikan ya kasih kesempatan kepada Terkabul untuk memimpin kabupaten ini,” ungkap adik kandung Wakil Gubernur Papua Barat ini pada beberapa kegiatan kampanye.

Ia mencontohkan, program perbaikan dan pembangunan rumah baru yang dianggarkan Rp.4 Milliar untuk 17 kampung setiap tahun dan bantuan RT dalam kota sebesar Rp.100 Juta setiap tahun. Program ini lanjutnya, tidak sulit untuk direalisasikan karena APBD Kabupaten Kaimana jumlahnya cukup besar, yang jika dimanfaatkan secara baik bisa menjawab semua kebutuhan masyarakat.
“Kami yang mendampingi Terkabul saat ini, sebagian besar sudah belasan tahun duduk di kursi DPRD. Ada juga mantan anggota DPRD yang juga belasan tahun mengabdi baik di Kaimana maupun di Provinsi Papua Barat. Jadi kami tahu APBD Kaimana yang cukup besar itu bisa dipakai untuk apa saja. Makanya kalau mau program 4 M dan lainnya itu terlaksana, beri kesempatan kepada Terkabul untuk membuktikannya,” ujar mantan Anggota DPRD Kaimana ini.

Rudi yang juga menginginkan perubahan untuk Kaimana ini mengatakan, tidak ada yang salah dengan program perumahan 4 Miliar dan lainnya jika itu untuk kepentingan masyarakat. Karena APBD merupakan uang rakyat, yang dikelola oleh pemerintah untuk memenuhi kebutuhan rakyat.
“Hanya butuh 68 Miliar saja setiap tahun untuk menyediakan rumah layak huni bagi masyarakat. Tidak ada yang salah dengan program ini. Yang sekarang bangun jalan sampai 200 Miliar tapi tidak selesai saja bisa, masa 68 Miliar untuk rumah masyarakat tidak boleh. Masyarakat harus rasakan sentuhan dana APBD, karena melalui program ini juga akan tercipta lapangan kerja. Jadi jangan tanya lagi uang dari mana. Abang saya anggota DPRD Frans Amerbay cukup paham masalah anggaran. Beliau memiliki rekam jejak di keuangan yang cukup baik. Jadi kalau bicara keuangan serahkan kepada beliau,” pungkasnya. |RED|KN1|

KAIMANA NEWS Media Informasi Publik