Home / Berita Utama / Bupati Kaimana Pimpin Aksi Penanaman Mangrove yang Digagas DLH di Kampung Marsi

Bupati Kaimana Pimpin Aksi Penanaman Mangrove yang Digagas DLH di Kampung Marsi

Bagikan Artikel ini:

KAIMANANEWS.COM- Menyambut Hari Mangrove se-Dunia yang jatuh pada 26 Juli dan World Clean Up Day bulan September mendatang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kaimana menggagas penanaman ratusan pohon bakau atau mangrove di pesisir pantai Kampung Marsi, Distrik Kaimana, Senin (24/7/2023).

Aksi penanaman mangrove ini dihadiri langsung Bupati Kaimana, Freddy Thie didampingi sejumlah pejabat OPD. Usai penanaman mangrove dilanjutkan dengan pembersihan sampah organik di sepanjang pantai Marsi  dalam rangka mendukung program ‘Kaimana Nol Sampah’ yang digagas Pemerintah Daerah.

Bupati Kaimana Freddy Thie dalam sambutannya mengatakan, penanaman mangrove disepanjang tepi pantai menjadi salah satu fokue perhatian Pemerintah Daerah agar pesisir pantai bersih dan terhindar dari sampah.

Baca Juga:  14 Kontingen Pesparawi Tiba Kaimana, 27 Mawar Merah Masih Menanti Lainnya

“Untuk menjadikan Kaimana Kota Nol Sampah, sudah tentu saya harus melakukan tindakan konkret. Seperti kegiatan hari ini selain membersihkan sampah, kita juga ada dalam aksi penanaman pohon mangrove. Tanaman mangrove ini berdampak dalam melestarikan lingkungan,” ujar Freddy Thie.

Bupati berharap, masyarakat perlu mengambil peran dan terus dilibatkan dalam setiap kegiatan yang bermanfaat bagi kelangsungan hidup, terutama yang berkaitan dengan upaya melestarikan alam dan lingkungan. “Ini sejalan dengan tagline program “Kaimana Nol Sampah” yaitu #Ko deng sa pu tanggungjawab,” ungkapnya.

Orang nomor satu di lingkup Pemkab Kaimana ini juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pentingnya menanam, menjaga dan merawat mangrove.

“Ekosistem mangrove memiliki fungsi yang sangat penting bagi lingkungan terutama masyarakat yang ada disekitarnya. Karena sudah tentu mangrove menyediakan bahan baku yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar, seperti hasil hutan bukan kayu, sumber pangan, hasil ikan dan lainnya,” bebernya.

Baca Juga:  Doktor Obaja Fenetiruma Siap Bertarung Rebut Kursi Bupati Kaimana

Ia juga menyebut, mangrove juga dapat mendukung kebijakan pemerintah daerah yang ingin menjadikan Kaimana sebagai kota wisata. Pantai yang bersih, udara yang segar dan alam yang lestari harus tetap mendapat perhatian serius semua pihak yang ada di Kaimana.

“Mangrove di pesisir pantai dapat melindungi pantai dari abrasi dan yang tidak kalah penting adalah ekosistem mangrove merupakan tempat yang baik untuk berkembang biaknya habitat laut seperti ikan, udang, kepiting dan lainnya,” pungkasnya. |RLS|RED|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Balai Pemantapan Kawasan Hutan Manokwari Sosialisasi Batas Kawasan Hutan di Kaimana

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Balai Pemantapan Kawasan Hutan Kementerian Kehutanan Wilayah XVII Manokwari, Papua …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *