
KAIMANANEWS.COM– Kantor Wilayah Kementerian Agama Papua Barat menetapkan Kampung Trikora, Distrik Kaimana, Kabupaten Kaimana sebagai kampung sadar kerukunan dan moderasi beragama.
Menindaklanjuti penetapan ini, Senin (24/7/2023) Bupati Kaimana Freddy Thie didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Papua Barat, Luksen Jems Mayor meresmikan kampung ini sebagai kampung sadar kerukunan dan moderasi beragama di Papua Barat.
Peresmian yang dipusatkan di Balai Desa Trikora ini ditandai penandatanganan prasasti oleh Bupati Kaimana, yang diawali pembacaan Surat Keputusan Kakanwil Kemenag Provinsi Papua Barat Nomor 175 Tahun 2023.
Bupati Freddy dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Kantor Kementerian Agama yang telah menetapkan Kampung Trikora sebagai kampung sadar kerukunan dan kampung moderasi agama. “Ini merupakan program Kementerian Agama yang telah direalisasikan di Kaimana,” ujarnya.
Bupati berharap melalui peresmian Kampung Trikora sebagai kampung sadar kerukunan dan moderasi beragama, masyarakat Kaimana bisa secara bersama mengimplementasikan makna kerukunan dalam kehidupan sehari-hari secara berkesinambungan.

Menurut Bupati, kerukunan dan toleransi antar umat beragama di Kabupaten Kaimana sudah terjalin sejak dahulu. “Dan ini merupakan tali persaudaraan yang perlu terus dijaga. Ini butuh peran kita bersama, bukan hanya pemerintah tetapi juga tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan dan seluruh masyarakat supaya Kaimana ini menjadi kota toleransi,” ungkapnya.
Sementara Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Papua Barat, Luksen Jems Mayor dalam sambutannya mengatakan, Kementerian Agama memiliki tugas dan fungsi menjalankan tugas kehidupan moderasi beragama.
“Ini merupakan program prioritas yang telah ditetapkan oleh Presiden RI Joko Widodo. Salah satunya adalah moderasi dan kerukunan yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia dan diinstruksikan kesetiap kabupaten dan kota,” ujarnya.
Dijelaskan, ada beberapa indikator yang digunakan oleh Kemenag Provinsi Papua Barat dalam menetapkan Kampung Trikora sebagai kampung sadar kerukunan dan moderasi beragama yakni survey, koordinasi dan silahturahmi antar warga.
Dirinya meminta dukungan dari masyarakat Kaimana untuk bersama menggerakkan toleransi melalui kampung sadar kerukunan dan moderasi beragama, serta dapat menjaga toleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tutupnya. |RLS|RED|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik