Home / Berita Utama / Bupati Freddy: Air Bersih Kilo 6 Segera Dialiri Setelah Pembangunan Sarpras Pendukung

Bupati Freddy: Air Bersih Kilo 6 Segera Dialiri Setelah Pembangunan Sarpras Pendukung

Bagikan Artikel ini:

KAIMANANEWS.COM- Bupati Kaimana, Freddy Thie memastikan air bersih dari sumber mata air Kilo 6 akan segera dialirkan secara optimal untuk kebutuhan warga setelah pembangunan sarana prasarana (sarpras) pendukung oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua Barat rampung.

Bupati Freddy menyampaikan ini usai melakukan peninjauan langsung ke lokasi sumber air bersih Kilo 6 dan beberapa sumber mata air lainnya seperti Kali Torabe dan Kali Sukun, belum lama ini.

Menurut Bupati, pengerjaan yang dilakukan oleh BWS merupakan langkah penting dalam upaya meningkatkan kapasitas dan kualitas distribusi air yang selama ini kerap mengalami gangguan.

“Kami sangat optimis bahwa setelah pengerjaan ini rampung, air kilo 6 akan dapat berfungsi dengan baik dan memberikan layanan air bersih yang lebih stabil dan merata kepada warga,” ujar Bupati Freddy.

Baca Juga:  Ketua DPRK Kaimana: Operasional Dapur MBG Perlu Diawasi

Selain itu, Bupati Freddy juga menghimbau masyarakat untuk tetap bersabar selama proses pengerjaan berlangsung. Bupati berjanji akan terus memantau perkembangan proyek ini hingga benar-benar tuntas.

Freddy Thie berharap, proyek ini selesai dalam beberapa bulan ke depan dan diharapkan akan membawa dampak positif bagi ribuan warga yang selama ini bergantung pada suplai air dari air kilo 6.

“Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa seluruh warga Kaimana mendapat akses air bersih yang layak dan dengan selesainya proyek ini kami yakin pelayanan air bersih ke rumah warga yang bersumber dari sumber kilo 6 akan jauh lebih baik,” tandasnya.

Baca Juga:  Dipimpin Bupati Hasan Achmad, Perayaan HUT RI di Kaimana Khidmat dan Lancar

Ia juga meminta warga untuk tidak menggunakan mesin pompa air untuk menarik air dari sumber penampungan, karena merugikan warga lainnya akibat tekanan air di bak penampungan menurun drastis sehingga sulit didistrubusikan ke rumah-rumah.

Selain itu, tindakan penggunaan pompa air untuk kepentingan pribadi secara illegal juga berdampak pada kerusakan jaringan pipa dan menambah beban kerja petugas.

“Kami sedang berusaha memperbaiki dan meningkatkan kapasitas distribusi air agar kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi secara merata. Mari kita dukung upaya penyediaan air bersih ini demi kepentingan dan kebaikan kita semua,” tutupnya |isw|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

DPRK Kaimana akan Panggil Disperindagkop dan Pertamina Jika Antrean Panjang Pertalite Berlanjut

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Komisi B DPRK Kaimana akan berkoordinasi dengan Dinas Perindagkop UMKM terkait …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *