
KAIMANANEWS.COM- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kaimana, Selasa (24/9/2024) menggelar Deklarasi Kampanye Damai Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kaimana Tahun 2024.
Deklarasi kampanye damai Pilkada Kaimana 2024 ini, berlangsung dalam rapat pleno yang dipimpin Ketua KPU Kaimana, Candra Kirana bertempat di Kantor KPU Kaimana. Deklarasi diawali penyampaian pernyataan sikap oleh masing-masing calon bupati.
Hadir dalam deklarasi kampanye damai dimaksud, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kaimana Hasan Achmad-Isak Waryensi dan Freddy Thie-Sobar Somat Puarada, pengurus partai koalisi, jajaran Forkopimda Kaimana, Bawaslu, kepala suku asli Kaimana dan perwakilan suku nusantara, serta tokoh agama.
Komitmen yang disampaikan dalam deklarasi kampanye damai dimaksud terdiri dari 5 poin, pertama; Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, menghormati keragaman dan menghadirkan suasana aman dan damai selama kampanye maupun penyelenggaraan pemilihan.
Kedua; Melaksanakan kampanye pemilihan gubernur maupun pemilihan bupati di Papua Barat dengan patuh kepada peraturan perundang-undangan, antara lain tidak melibatkan pihak atau lembaga yang dilarang.

Ketiga; Tidak melakukan politisasi Sara, politik identitas, menyebarkan hoax, ujaran kebencian, penghasutan dan perbuatan politik uang selama tahapan pemilihan. Keempat; tidak memanfaatkan tempat ibadah dan tempat yang dilarang selama kampanye. Kelima; Berkomitmen menjaga Papua sebagai tanah damai.
Deklarasi damai ini ditandatangani bersama oleh dua pasangan calon, Parpol pengusung, KPU, Bawaslu, Forkopimda, serta kepala suku asli dan nusantara, dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin tiga perwakilan agama.
Ketua KPU Candra Kirana dalam sambutannya mengatakan, deklarasi kampanye damai dilaksanakan untuk mendukung pelaksanaan Pilkada yang damai dan berintegritas, meski dalam perspektif pandangan, pasti ada perbedaan dengan ensensi untuk mencapai satu tujuan yang sama.
Ia berharap, Pilkada tahun 2024 bisa menghasilkan pemimpin yang berkualitas yang didukung partai pengusung dalam menjaring pemilih bukan dengan anarkis dan saling menjelekan antara satu dan lainnya.
“Tetapi menjadikan kedua pasangan calon berpacu dengan cara yang baik, adil, aman dan jujur,” pungkas Ketua KPU, dilanjutkan dengan acara foto bersama sebagai penutup kegiatan deklarasi. |isw|




KAIMANA NEWS Media Informasi Publik