
MESKI ada riak-riak kecil di beberapa kampung, pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa/Kampung (Pilkades) serentak se-Kabupaten Kaimana, Selasa (12/11/2019) secara umum berjalan aman dan lancar.
Namun khusus untuk Kampung Siawatan, Distrik Teluk Etna, pemilihan baru dilaksanakan hari ini, Rabu (13/11) akibat kesalahan pada surat suara.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (PMK) Kaimana, Dra. Joice Tuanakota saat dikonfirmasi terkait hasil Pilkades serentak.
Menurut Joice, secara keseluruhan pelaksanaan Pilkades berjalan aman dan lancar, namun ada beberapa kampung yang sedikit mengalami masalah. Salah satunya Kampung Siawatan, Distrik Teluk Etna, yang terpaksa baru melakukan pencoblosan hari ini, Rabu 13 November akibat kesalahan dalam pencetakan surat suara.
“Itu kesalahan memang pada kami, dimana nomor urut peserta dalam surat suara tertukar. Tetapi semua sudah diatasi dengan melakukan pencetakan ulang, dan hari ini mereka melakukan pemilihan. Ini saja yang mengalami penundaan,” terang Joice, Rabu (13/11/2019).
Selain Kampung Siawatan, permasalahan juga terjadi di Kampung Coa, Distrik Kaimana, dimana masyarakat melakukan komplin karena hasil penghitungan suara di TPS menunjukkan ada keberpihakan pada salah satu calon tertentu.
“Untuk Kampung Coa ini protes masalah hasil di TPS. Di satu TPS, calon ini kalah, tapi tiba-tiba di TPS berikut dia malah dapat 100%. Ini yang mereka komplin dan mereka curiga bahwa ada permainan. Kami akan croscek ke panitia distrik dan kampung, lalu kita akan selesaikan,” ujar Joice.
Sementara untuk kampung lain, semua sudah berjalan sesuai rencana. Beberapa distrik seperti Buruway, Kaimana 1, Teluk Arguni dan Arguni Bawah, Kambrauw, terkecuali Yamor, sudah melaporkan hasil. Untuk untuk logistik, beberapa diantaranya masih dalam perjalanan menuju kota. |DAR|AWI|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik