
MEMASUKI tahun politik pemilihan Bupati dan Wakil Bupati saat ini, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kabupaten Kaimana meminta ASN, TNI dan Polri untuk bersikap netral dan tidak terlibat politik praktis.
Permintaan ini disampaikan Dandim 1804 Kaimana, Letkol Inf. Pomalanton Budiaraja Tambunan saat tampil sebagai inspektur upacara pada upacara bendera bersama ASN, TNI dan Polri di Stadion Triton Kaimana, Senin (17/2/2020).
Dikatakan, sekarang ini kita sedang memasuki tahun politik, dimana suasana semakin hangat dalam proses pencalonan Bupati dan Wakil Bupati.
Masing-masing pihak lanjutnya, sudah mulai bergerak melalui perang urat saraf, opini publik, berita hoax dan strategi-strategi lain yang dikembangkan guna menggalang simpati masyarakat.
Perkembangan tersebut lanjut Dandim, dapat memicu perpecahan dan konflik di masyarakat. Proses ini juga sering dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab untuk merongrong keutuhan NKRI.
Oleh karenanya, ia mengajak ASN, TNI dan Polri harus kuat dan bersatu padu dalam menghadapi setiap persoalan yang mengancam integritas bangsa dan negara serta kedaulatan NKRI.
“Sejalan dengan hal tersebut, ASN harus tidak boleh terpengaruh situasi politik apapun, dan yang perlu diingat ASN, TNI dan Polri dilarang untuk terlibat dalam politik praktis. ASN, TNI dan Polri harus tetap netral dan tidak partisan,” ujar Dandim sembari mengingatkan, UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara memiliki kekuatan dan berintegritas tinggi.
Dandim meminta ASN termasuk TNI dan Polri untuk profesional dalam melaksanakan tugas, fokuskan energi dan intisari pada pelayanan publik, berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, serta teruslah berinovasi agar pelayanan publik semakin baik dan lancar. |DAR|AWI|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik