Home / Berita Utama / Yayasan EcoNusa Gelar Pelatihan Managemen Bagi Sejumlah Pengurus Koperasi

Yayasan EcoNusa Gelar Pelatihan Managemen Bagi Sejumlah Pengurus Koperasi

Bagikan Artikel ini:

UNTUK meningatkan pemahaman pengurus koperasi, Yayasan EcoNusa bekerjasama dengan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kaimana melaksanakan pelatihan manajemen melibatkan 5 koperasi dari Teluk Arguni dan 1 koperasi dari Teluk Bicari.

Pelatihan yang dilaksanakan di Grand Papua Hotel, Selasa (18/8/2020) dan dibuka Asisten I Setda Kaimana, Luther Rumpumbo, S.Pd ini bertujuan memperkuat manajemen koperasi dalam pengembangan bisnis komoditas berbasis masyarakat secara berkelanjutan.

Asisten I Luther Rumpumbo dalam sambutannya mengatakan, pelatihan manajemen koperasi ini sangat penting, karena memiliki landasan sesuai dengan budaya masyarakat Kaimana dan Indonesia pada umumnya, yakni bergotong royong.

Koperasi lanjutnya, merupakan lembaga keuangan di tingkat desa yang secara sukarela dengan rasa kekeluargaan dibentuk untuk mengurus bisnis pengelolaan sumberdaya alam demi kemakmuran masyarakat di masa mendatang.

“Harapan kami, setelah mengikuti pelatihan manajemen ini, para pengurus koperasi semakin handal dalam mengelola keuangan warga dan dapat menjalankan usaha pengelolaan komoditas secara berkelanjutan. Dengan pengelolaan komoditas dari hutan dan laut, masyarakat akan semakin sadar betapa pentingnya menjaga kelesatarian ekosistem disekelilingnya. Semangat ini harus dipertahankan apalagi kita baru saja merayakan kemerdekaan RI yang ke 75,” ujar Luther

Baca Juga:  Bupati Kaimana Serah Bantuan Rp.200 Juta untuk Korban Kebakaran Krooy

Dikatakan, kawasan Teluk Arguni memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah. Namun kekayaan sumber daya alam ini belum bisa menjamin kesejahteraan masyarakat lokal yang disekitar, jika belum dikelola dengan baik.

“Ada banyak komoditas unggulan pertanian dan kelautan yang dapat dikelola dari kawasan Teluk Arguni. Dengan melimpahnya komoditas tersebut, kehadiran koperasi dengan manajemen yang baik akan sangat membantu masyarakat dalam meningkatkan perekonomian khususnya yang ada di wilayah kampung,” bebernya.

Kesempatan yang sama, Direktur Program Yayasan EcoNusa, Muhammad Farid, mengatakan, Yayasan EcoNusa telah melakukan penilaian pendahuluan komoditas unggulan di Teluk Arguni dan memperoleh informasi paling tidak ada 11 komoditas hutan non kayu dan 12 hasil laut yang dapat di kelola sendiri oleh masyarakat

Baca Juga:  Hasil Rapim, BPD KAPP Kaimana Imbau Kontraktor OAP Daftar Nama Perusahaan

“Kami meyakini jika komoditas-komoditas tersebut dikelola secara serius melalui Koperasi, maka kesejahteraan masyarakat dan kelestarian ekosistem darat (landscape) dan laut (seascape) dapat tercapai. Masyarakat pasti akan menjaga hutan dan lautnya untuk tetap menghasilkan komoditas-komoditas tersebut karena mendapatkan keuntungan langsung melalui kegiatan perdagangan,” kata Farid.

Ditambahkan, dengan adanya perpaduan pengetahuan lokal dan pengetahuan manajemen yang diperoleh selama dua hari ini, dapat menjadi modal dalam memperkuat manajemen koperasi di masing-masing desa untuk pengembangan bisnis komoditas berbasis masyarakat. |DAR|AWI|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Pelaku Usaha di Kaimana Kurang Patuh Laporkan Perkembangan Penanaman Modal

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Jumlah investasi yang terdata dalam Online Single Submission (OSS) atau …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *