

SETELAH resmi mengantongi dukungan dari 6 Partai Politik dengan total 12 kursi di DPRD Kaimana, pasangan Freddy Thie-Hasbullah Furuada (TERKABUL) dijadwalkan akan mendaftar ke KPU pada Minggu 6 September 2020.
Enam (6) Parpol pendukung Terkabul dengan 12 kursi di DPRD Kaimana dimaksud adalah; Partai Golkar (4), PPP (2), PAN (1), Partai Gerindra (1), Partai Hanura (1) dan Partai Demokrat (3).
Setelah mendaftar ke KPU pada Minggu 6 September, pasangan Terkabul akan melaksanakan deklarasi bertempat di Taman Kota Kaimana.
Hal ini disampaikan Bakal Calon Bupati, Freddy Thie yang juga merupakan Ketua DPC Partai Demokrat Kaimana ketika bertemu massa pendukung di kediamannya Jalan Trikora Kaimana, Rabu (2/9/2020).
Freddy yang baru tiba dari Jakarta membawa serta rekomendasi Partai Golkar, mengatakan, dukungan 6 Parpol dengan 12 kursi di DPRD merupakan sebuah kepercayaan dari partai-partai besar yang diberikan kepada dirinya dan Hasbullah.
“Kalau ada yang bilang pakai bayar, itu tipu. Untuk Partai Golkar, saya dan adik Hasbullah juga mengikuti mekanisme yang berlaku. Kita ikut survey internal Partai Golkar dan polling tertinggi adalah Fredy-Hassbullah. Makanya Partai Golkar menjatuhkan rekomendasi kepada kami berdua. Jadi tidak ada itu main tikung,” terangnya sembari menyampaikan terima kasih kepada petinggi Partai Golkar dan partai lainnya.
Freddy lebih jauh mengatakan, dukungan 6 partai dengan 12 kursi di DPRD Kaimana, merupakan representasi dari dukungan masyarakat Kaimana untuk kemenangannya pada Pemilukada 9 Desember 2020.
“Tanggal 6 September, pasangan Terkabul (Tuhan Engkau Restui Kaibus-Hasbullah) akan mendaftarkan diri di KPU Kabupaten Kaimana. Tepatnya hari minggu sesudah ibadah. Sesudah mendaftar kita akan deklarasi di taman kota,” terang Freddy disambut tepuk tangan antusias pendukung.
Ditambahkan, pendaftaran ke KPU merupakan sebuah pembuktian bahwa rekomendasi 6 Parpol benar-benar nyata. Rekomendasi dimaksud merupakan tiket masuk bagi Terkabul untuk menjadi kontestan Pemilukada.
“Kalau orang tanya, sudah punya tiket? Kita sudah punya tiket, tiketnya 12 lagi, padahal yang dibutuhkan hanya 4. Kalau ada yang bilang itu rekomendasi tidak jelas, itu mereka tidak tahu, mereka cuma bicara di pinggir jalan. Kami akan buktikan pada tanggal 6 September di KPU,” tutupnya. |RED|AWI|



KAIMANA NEWS Media Informasi Publik