Home / Berita Utama / Rapid Test Kini Berbayar, Kecuali Pelajar dan Mahasiswa

Rapid Test Kini Berbayar, Kecuali Pelajar dan Mahasiswa

Bagikan Artikel ini:

RUMAH Sakit Umum Daerah Kabupaten Kaimana kini memberlakukan pemeriksaan kesehatan menggunakan rapid test sistim berbayar bagi masyarakat yang membutuhkan.

Biaya Rapid Test sendiri dipatok sebesar Rp.125.000 per orang, kecuali untuk pelajar, mahasiswa dan masyarakat yang tidak berpenghasilan tetap.

Direktur RSUD Kaimana, dr. Joulanda Mentang, MM menyampaikan ini ketika dikonfirmasi Kaimana News.Com, Selasa (8/9/2020).

Dikatakan, Rapid Test berbayar ini diberlakukan khusus bagi pegawai negeri maupun swasta, TNI dan Polri, berdasarkan keputusan Bupati Kaimana.

Baca Juga:  Badan Kesbangpol Kaimana Lakukan Persiapan Seleksi Calon Anggota Paskibra 2026  

“Tetapi ada pengecualian, kalau untuk pelajar dan mahasiswa itu tidak dipungut biaya. Tapi kalau pegawai baik negeri maupun swasta, TNI, Polri itu wajib. Dananya langsung kami setor ke kas daerah,” terang Joulanda.

Ditanya alasan pemberlakuan Rapid Test berbayar, Dokter Joulanda jelaskan, keputusan ini diambil karena permintaan rapid test sangat tinggi, terutama pada saat kapal masuk.

Baca Juga:  Pesan Wabup Kepada 120 Bintara Baru Polres Kaimana "Beri Contoh yang Baik Kepada Masyarakat"

“Sebelumnya memang gratis. Tapi belakangan ini karena kapal penumpang sudah kembali beroperasi dan banyak yang mau berangkat makanya kita berlakukan rapid test berbayar. Bayangkan saja kemarin Nggapulu itu sampai 700 orang,” ungkapnya.

Ditambahkan, total dana Rapid Test yang sudah disetor ke kas daerah adalah sebesar Rp.24 Juta. “Itu setoran awal kami sebesar Rp.24 Juta,” pungkasnya. |DAR|AWI|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Kaimana dan Fakfak Wakili Papua Barat dalam Event Penilaian IPD Kemenkomdigi  

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Kaimana dan Fakfak menjadi Kabupaten yang terpilih mewakili Provinsi Papua …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *