Home / Berita Utama / Abrasi Pantai Ancam Kenyamanan Landasan Pacu Bandara Utarom Kaimana

Abrasi Pantai Ancam Kenyamanan Landasan Pacu Bandara Utarom Kaimana

Bagikan Artikel ini:

KAIMANANEWS.COM – Kenyamanan landasan pacu Bandara Utarom Kaimana terusik akibat terjadinya pengikisan pantai oleh air laut (abrasi) hingga menyebabkan talud beton atau fondasi pagar besi di sisi pantai bandara rubuh disapu gelombang.

Pantauan media ini, talud dan pagar besi yang rubuh akibat abrasi terjadi sepanjang kurang lebih 60 meter. Sebagian dari pecahan fondasi dan pagar besi bahkan berada di laut akibat terseret gelombang.

Sementara abrasi sendiri sudah masuk ke area bandara sepanjang kurang lebih 15 meter. Apabila dibiarkan akan berdampak buruk pada keselamatan penerbangan mengingat posisi bandara yang terkena abrasi hanya berjarak kurang lebih 50 meter dari runway (landasan pacu).

Kepala Unit Penyelenggara Bandara Utarom (UPBU) Kaimana, Juprianto Pali, S.Sos saat dikonfirmasi terkait hal ini mengatakan, masalah rubuhnya pagar besi dan fondasi di sisi pantai bandara ini terjadi sejak lama yang disebabkan abrasi.

Baca Juga:  Disdikpora Kaimana Gelar Pelatihan Penyusunan KOS Berbasis Kearifan Lokal

“Mungkin bisa kita lihat bahwa pagar ini kurang lebih 60 meter rubuh dengan fondasi-fondasinya. Kemudian abrasi juga sudah masuk area bandara sekitar 15 meter dan jaraknya dengan runway tinggal sekitar 50 meter. Kalau kita biarkan nanti bisa sampai di sisi runway,” ujarnya di lokasi abrasi, Rabu (5/3/2025).

Ia berharap agar Pemerintah Kabupaten Kaimana bisa membantu pihaknya menanggulangi masalah abrasi yang semakin parah tersebut. Apabila dibiarkan, dikhawatirkan abrasi akan melebar sampai runway dan operasi penerbangan di Kaimana bisa dipending sampai syarat safety dan security terpenuhi.

“Kami berharap kalau bisa Pemda Kaimana bantu kami untuk menanggulangi abrasi yang sudah mulai parah ini. Jangan sampai nanti karena abrasi, landasan pacu putus, kemudian operasi penerbangan di Kaimana dihentikan dan kita rugi sendiri. Dalam artian kalau tidak memenuhi standar keselamatan dan keamanan penerbangan ya bisa jadi operasi penerbangan di Kaimana dipending sampai pemenuhan safety dan security. Karena ini masalah yang sudah terjadi tahunan sebenarnya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Berkomitmen Majukan Kaimana, Bupati Freddy MoU dengan IPB

Diakui, saat ini pihaknya tidak bisa melakukan upaya perbaikan akibat kebijakan pemangkasan anggaran. Bahkan untuk kegiatan pembersihan rumput di area bandara saja terpaksa pihaknya lakukan secara manual menggunakan sumber daya pegawai UPBU.

“Kami berharap dari pusat juga tapi karena adanya pemangkasan anggaran ini kami tidak bisa berbuat apa-apa. Satu-satunya kami berharap Pemda Kaimana Kaimana, khususnya Bapak Bupati yang baru dilantik mungkin bisa konsen membantu kami untuk normalisasi sisi shoulder dengan pagar dan talud,” imbuhnya. |isw|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

DWP Kaimana Gelar Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 Hijriah

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Mempererat ikatan tali silahturahmi antar sesama anggota, Dharma Wanita Persatuan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *