
RUMAH Sakit Umum Daerah Kaimana menyediakan satu ruang isolasi jika berdasarkan pengecekan suhu tubuh ada pasien yang masuk dalam kategori suspect corona.
Ruang isolasi dimaksud terdapat dibagian belakang RSUD, yang untuk kelengkapan fasilitasnya masih membutuhkan dana sebesar 60 Juta.
Direktur RSUD Kaimana, dr. Joulanda Mentang menyampaikan ini saat rapat pembentukan Satgas Pencegahan Corona tingkat Kabupaten Kaimana di Ruang Rapat Kantor Bupati Kaimana, Senin (16/3/2020).
Dijelaskan, ruang isolasi dimaksud, memang belum dilengkapi fasilitas, namun bisa digunakan dalam kondisi darurat.
“Kami di RSUD sudah siapkan satu ruang isolasi. Pas pasien tiba, ada ruang isolasi yang dibagian belakang. Kami masih membutuhkan dana 60 Juta untuk melengkapi fasilitas ruang tersebut,” ungkapnya.
Sementara terkait alat pelindung diri khusus untuk perawat, Dokter Joulanda menjelaskan, RSUD telah menyiapkan masker N95 yang diperkirakan cukup untuk menangkap virus Corona.
“Untuk alat pelindung diri, masker N95 cukup untuk menangkal Corona,” ucapnya.
Ia juga menjelaskan, mengantisipasi masuknya virus Corona di Kabupaten Kaimana, pihak RSUD sejak beberapa pekan lalu telah membentuk Satgas Penanganan Corona.
Menutup pernyataannya, Joulanda mengatakan, RSUD Kaimana hingga saat ini masih mengalami kekurangan tenaga dokter ahli. Salah satunya ahli patologi klinik. |RED|AWI|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik