
KAIMANANEWS.COM- Permasalahan ekonomi yang dimulai dari sulitnya mendapatkan bahan kebutuhan pokok, turunnya harga jual produk, serta rendahnya daya beli masyarakat masih menjadi persoalan utama yang dikeluhkan masyarakat, termasuk di Kabupaten Kaimana.
Keluhan ini mencuat ketika anggota DPR-PB Arifin, SE melakukan reses untuk kesekian kalinya di daerah pemilihan Kaimana guna menjaring aspirasi masyarakat (jaring asmara) yang berkaitan dengan kebutuhan hidup.
Dalam pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan berbagai elemen, Arifin mendapatkan beragam aspirasi berkaitan dengan masalah perekonomian.
Masalah perekonomian yang dikeluhkan masyarakat dimaksud lanjut Arifin, erat kaitannya dengan sektor pertanian, perikanan, perindustrian, perdagangan yang belakangan ini bergerak sangat lamban.
Calon anggota DPR RI Dapil Papua Barat ini memastikan, kebutuhan masyarakat Kaimana khususnya di bidang perekonomian, akan dirinya perjuangkan sehingga bisa diakomodir melalui APBD Papua Barat tahun 2024.

Ia juga berharap, kebijakan pembangunan Gubernur Papua Barat tahun 2024 terfokus pada penuntasan masalah perekonomian di semua daerah, termasuk di Kabupaten Kaimana.
“Dalam rapat dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan perwakilan organisasi kemasyarakatan, kami menerima berbagai aspirasi yang berkaitan dengan masalah perekonomian, yang mencakup pertanian, perindustrian, perdagangan, perikanan. Kami akan memperjuangkan ini ke Pemerintah Provinsi Papua Barat. Semoga kebijakan Gubernur dalam APBD Tahun 2024 itu bisa berpihak pada masyarakat di sektor-sektor tersebut,” ujar Arifin.
Selain bertemu masyarakat, pada kesempatan reses juga Arifin melakukan kunjungan ke sejumlah institusi yang melaksanakan tugas pokok dan fungsi di bidang perekonimian. Arifin ingin memastikan kendala yang dihadapi institusi terkait selama ini dalam menjawab persoalan masyarakat. |RED|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik