Home / Berita Utama / Bakal Ada Guru Kontrak yang Diberhentikan di 2019

Bakal Ada Guru Kontrak yang Diberhentikan di 2019

Bagikan Artikel ini:

KAIMANA- Tahun 2019, kebutuhan tenaga guru kontrak akan berkurang berdasarkan analisis beban kerja pada masing-masing sekolah. Jumlah guru kontrak yang akan diakomodir tidak berpatokan pada jumlah yang mendapat SK kontrak tahun 2018.

“Untuk 2019 itu, Januari sudah langsung angkat guru kontrak. Tapi jumlahnya tidak lagi berpatokan pada kontrak 2018, karena akan disesuaikan dengan beban kerja pada masing-masing sekolah,” ungkap Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Julius Nanay, S.Pd,M.Pd, Kamis (6/12).

Dijelaskan, berdasarkan analisis beban kerja yang sudah diidentifikasi dari masing-masing sekolah, kebutuhan guru kontrak pada tahun 2019 berkurang. Tenaga guru yang paling banyak direkrut adalah guru kelas, sesuai kebutuhan sekolah di kampung-kampung.

Baca Juga:  Tahap Awal Pengembangan Pariwisata Kaimana Difokuskan di KSP 1 dan 3

Namun jika ada sekolah yang ingin memperkerjakan tenaga kontrak dengan status kontrak sekolah, hal itu menjadi kewenangan pihak sekolah sesuai kemampuannya untuk membayar gaji. Dinas sendiri lanjut Nanay, hanya akan membiayai tenaga guru kontrak daerah berdasarkan SK kepala daerah.

“Berdasarkan analisis beban kerja, yang dibutuhkan hanya sekitar 100 lebih. Tetapi kalau ada sekolah yang mau rekrut sendiri silahkan saja. Gajinya kan bisa gunakan dana sekolah dari BOS atau BOSDA. Karena dinas hanya membayar mereka yang terakomodir sebagai guru kontrak daerah,” terangnya di Kantor Bupati.

Baca Juga:  Pangdam XVIII/Kasuari Tinjau Lokasi Karya Bakti Kodim Kaimana di Sunua Distrik Kambrauw

Disinggung apakah guru lulusan SMA teta diakomodir, Nanay mengatakan, akan disesuaikan dengan kebutuhan pihak sekolah. Jika jumlah guru berpendidikan sarjana kurang, maka lulusan SMA yang selama ini sudah berpengalaman melaksanakan kegiatan belajar mengajar akan diakomodir.

“Kita akan sesuaikan dengan kebutuhan, terutama di kampung-kampung. Kalau memang jumlah guru sarjana tidak mencukupi, tetap kita akan pakai lulusan SMA tetapi yang sudah berpengalaman dalam proses belajar mengajar selama ini,” tutupnya. (IWI)


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Wabup Kaimana Isak Waryensi Resmikan Menara Lonceng GKI Jemaat Maranatha Yarona

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Wakil Bupati Kaimana, Isak Waryensi, S.Tr, Minggu (24/5/2026) meresmikan Menara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *