
DUA warga terlibat perkelahian dan baku tikam di Taman JK, sekitar lokasi Kantor Bawaslu Kaimana. Satu diantaranya berinisial MA (36) berprofesi sebagai tukang ojek dilarikan ke RSUD akibat luka tusuk pada bagian tengkuk.
Peristiwa ini terjadi akibat silang pendapat ketika mendiskusikan soal figur calon Bupati Kaimana yang akan maju pada Pemilukada Tahun 2020.
Informasi yang dihimpun dari Mapolres Kaimana menyebutkan, peristiwa ini terjadi Sabtu (25/1/2020) sekitar Pukul 17.15 WIT dalam lapak penjualan gorengan di Pantai JK.
Korban MA ketika itu bertengkar dengan seorang masyarakat yang belum diketahui identitasnya terkait figur calon bupati Kaimana yang akan maju dalam Pemilu 2020.
Korban dengan oknum masyarakat tersebut sempat berkelahi, lalu tiba-tiba seseorang yang kemudian menjadi pelaku penusukan, datang menenangkan korban yang pada saat itu sedang dipengaruhi minuman beralkohol.
Korban sempat bertengkar mulut dengan pelaku penusukan yang awalnya memiliki niat baik untuk melerai.
Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, pelaku yang disebut merupakan warga Buton ini, pergi meninggalkan korban. Namun korban mengejarnya dan memukulnya dengan ikat pinggang.
Keduanya kemudian terlibat perkelahian dan pelaku menusuk leher bagian belakang korban menggunakan pisau dapur. Sesudahnya pelaku berlari mengamankan diri di kediamannya di Kaki Air, setelah berhasil dilerai oleh dua saksi Adnan dan Faisal.
Hingga berita ini diturunkan, Polisi telah melakukan olah TKP dan memintai keterangan dari pelaku maupun korban, termasuk saksi. Polisi juga masih terus melakukan pengamanan untuk mencegah terjadinya aksi balas dendam antar keluarga pelaku maupun korban. |TOB|AWI|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik