
SEORANG guru perempuan paruh baya berinisial KM, dilarikan ke RSUD Kaimana akibat luka bacok pada bagian kepala dan area pipi kiri yang dilakukan JRS (37) tetangga korban yang keseharian berprofesi sebagai guru.
Peristiwa naas ini terjadi Senin (22/3/2021) sekitar Pukul 15.30 WIT di kediaman korban RT Sceep, Jalan Perindustrian, Kebun Kelapa, Kelurahan Kaimana Kota.
Kapolres Kaimana, AKBP Iwan P. Manurung, SIK melalui Humas Polres Kaimana membenarkan peristiwa ini. Melalui release kasus kepada sejumlah media, Senin (22/3/2021) malam, Kapolres menjelaskan, sudah menerima laporan dengan Nomor: LP.B/59/III/2021/Papua Barat/Res Kaimana/SPKT II tanggal 22 Maret 2021 tentang dugaan tindak pidana penganiayaan.
Menurut Kapolres, peristiwa ini bermula dari adanya keributan di lingkungan tempat tinggal mereka hingga terjadinya pelemparan pagar rumah korban yang terbuat dari sengk.
Mendengar keributan yang bersumber dari suara anak-anak ini, pelaku keluar dari rumah dan mendapati anaknya sedang menangis akibat dituduh oleh korban sebagai pelaku pelemparan pintu pagar.
Saat yang sama, KM dan PS juga sedang memarahi anaknya dengan kata-kata kasar. Mendengar itu, pelaku menegur korban agar tidak sembarangan menuduh.
Setelah itu, pelaku kembali masuk rumah dan berbaring di ruang tamu. Di saat yang sama, istri pelaku SP dan anaknya NS (10) mendatangi rumah korban. Pelaku pembacokan yang mendengar korban memaki-maki istri dan anaknya langsung mengambil parang.
Namun parang tersebut sempat direbut SP istri pelaku, yang kemudian melanjutkan pertengkaran dengan KM. Tak lama kemudian, pelaku datang lagi dan mengambil parang dari tangan istrinya.
Ia lalu mendobrak pintu belakang rumah korban namun karena terkunci, pelaku berjalan kedepan dan bertemu PS yang sedang berada diatas sepeda motor. Pelaku langsung mengayunkan parang kepada PS hingga menyebabkan korban jatuh tersungkur.
Pelaku melanjutkan aksinya dengan mendobrak pintu depan rumah korban hingga terbuka. Setelah melihat KM, pelaku langsung mengayunkan parang. Ayunan pertama menyasar di bagian kepala KM hingga menyebabkan luka dan korban jatuh tak berdaya.
Lalu pelaku kembali mengayunkan parang ke leher korban sebanyak 2 kali namun tersangkut di area pipi bagian kiri. Sesudah melakukan aksinya, pelaku keluar dari rumah korban dan berjalan menuju rumah kebun miliknya.
Hingga berita ini diturunkan, korban yang merupakan guru pada salah satu SMA di Kota Kaimana ini masih dirawat intensif di RSUD Kaimana dan telah menjalani visum et repertum. Sementara pelaku sendiri sudah diamankan oleh pihak berwajib dan tengah menjalani pemeriksaan.
Sebelumnya, saat melakukan olah TKP, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 buah parang/pisau yang digunakan pelaku untuk membacok korban. |RED|KN1|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik