
DINAS Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Kaimana, dalam waktu dekat akan mendistribusikan bantuan modal usaha kepada para pengrajin tas noken.
Bantuan yang bersumber dari APBD Kabupaten Kaimana Tahun 2020 ini, diberikan untuk membantu para pengrajin tas noken yang selama ini sulit mengembangkan usaha akibat ketiadaan modal.
Kepala Dinas Perindagkop UMKM, Agustinus Janoma,SE menyampaikan ini saat dikonfirmasi terkait program Dinas untuk para pengrajin tas noken. Dikatakan, pemberian bantuan modal usaha ini, merupakan salah satu program Dinas Perindagkop yang bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui usaha kerajinan tangan.
“Kami akan mengumpulkan para pengrajin tas tenun untuk pendistribusian bantuan modal bagi pengembangan usaha mereka. Tetapi bantuan tidak serta merta diberikan, kami akan melihat siapa pengrajin yang benar-benar ingin mengembangkan usaha,” ujar Agustinus, Rabu (15/7/2020).

Disinggung kemana para pengrajin akan memasarkan produk tas noken yang akan dihasilkan, Agustinus mengatakan, Dinas Perindagkop telah menyiapkan wadah khusus berupa galeri yang akan menampung hasil karya para pengrajin.
Galeri dimaksud lanjutnya, akan dikelola sendiri Dinas Perindagkop, sedangkan maasyarakat hanya boleh menitipkan produk olahannya untuk dipajang atau dijual.
Selain itu, Dinas Perindagkop juga akan mendorong para pengrajin untuk memproduksi tas noken dari kulit kayu atau pakaian adat dari kulit kayu. Hasil karya para pengrajin akan diuji dan selanjutnya jika memenuhi kriteria produk lokal khas Kaimana.
“Kami akan merangkul para pengrajin ahar mereka bisa menciptakan yang benar-benar menjadi ciri khas Kaimana, seperti noken atau busana adat dari kulit kayu. Kalau ada yang bagus akan kami tetapkan sebagai produk khas Kaimana,” pungkasnya. |DAR|AWI|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik