
KAIMANANEWS.COM – Kabupaten Kaimana masuk nominasi sebagai penerima Innovative Government Award (IGA) Tahun 2025. Hal ini dilihat dari perkembangannya yang terus menunjukkan trend positif, dimana skornya tidak pernah turun sejak tahun 2020.
Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri RI, Dr. Yusharto Huntoyugono, M.Pd menyampaikan ini saat hadir di Kaimana memimpin langsung tim validasi penilaian Innovative Government Award Tahun 2025, Selasa (18/11/2025).
Dikatakan, saat ini skor inovasi Kabupaten Kaimana sudah mencapai angka 62,7. Angka ini mengalami peningkatan dibanding tahun 2024 dengan skor 57.
“Kabupaten Kaimana tahun ini sudah masuk sebagai salah satu nomonasi penerima Innovative Government Award. Kalau dilihat perkembangannya, trendnya positif, tidak pernah turun dari tahun 2020. Sekarang skornya itu sudah sekitar 62,7 dan ini meningkat terus dibanding tahun 2024 yang skornya 57,” ungkap Kepala BSKDN.
Ia mengapresiasi upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kaimana dan berharap upaya yang dilakukan ini terus ditingkatkan dari 8 dimensi pengukuran innovative government award ke dimensi hasil kreatifitas, berupa jumlah inovasi yang dihasilkan.
Kepala BSKDN juga mengapresiasi jumlah inovasi kreatif yang dilaporkan Pemerintah Kabupaten Kaimana mengalami peningkatan, dimana pada tahun 2024 melaporkan sekitar 11 inovasi dengan skor 57 dan tahun ini melaporkan sebanyak 14 inovasi dengan skor 62.
“Kami mengapresiasi upaya yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kaimana dan berharap dari 8 dimensi pengukuran itu ditingkatkan ke dimensi hasil kreatif yaitu ukuran yang nyata yang kita bisa lihat itu adalah jumlah inovasi yang dilaporkan. Tahun kemarin melaporkan sekitar 11 inovasi dengan skor 57 dan sekarang melaporkan sekitar 14 inovasi dengan skor 62,” ungkap Yusharto.
Ia berharap, mulai tahun depan inovasi menjadi bagian dari keseharian pemerintah daerah, dimana semua OPD harus mempunyai inovasi. Bahkan ia berharap, setiap OPD, didalam perjanjian kinerjanya harus mencantumkan akan melakukan inovasi untuk kegiatan-kegiatan unggulan atau prioritas yang ditetapkan atau ditunjuk berdasarkan visi misi kepala daerah.
“Seperti yang kita datangi tadi Puskesmas Kaimana dengan inovasi Juice Segarmu. Itu di hari Jumat mereka senam bersama lalu minum jamu. Bagi saya inovasi ini sederhana tetapi bisa menjadi pengungkit untuk kelanjutan inovasi-inovasi berikutnya. Harapannya, mulai tahun depan inovasi menjadi bagian dari keseharian pemerintah daerah dan semua OPD harus punya inovasi, jangan hanya OPD tertentu saja,” tegasnya. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik