
KAIMANANEWS.COM – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappeda Litbang) Kabupaten Kaimana, Abdul Rahim Furuada, S.Sos., M.T mengatakan, usulan masyarakat kampung melalui Musrenbang perlu mendapat perhatian pemerintah daerah.
Abdul Rahim Furuada (ARF) menyampaikan ini menindaklanjuti keluhan masyarakat kampung pada saat Musrenbang tingkat distrik, dimana masyarakat mempersoalkan usulan mereka melalui Musrenbang yang tidak pernah diakomodir.
Disela memaparkan gambaran umum hasil Musrenbang tingkat kampung dan distrik, serta arah kebijakan pembangunan nasional di kegiatan Pra Musrenbang RKPD, Rabu (26/3/2025), ARF mengatakan masyarakat di tingkat kampung memiliki harapan besar agar usulan mereka terkait kebutuhan kampung bisa diakomodir, sehingga Musrenbang yang digelar setiap tahun tidak hanya sekedar seremonial belaka.
Hal ini menurut ARF, perlu mendapat perhatian serius Pemerintah Daerah mengingat pendekatan pembangunan yang sedang dijalani tidak hanya bersifat Top-Down (dari atas ke bawah) tetapi juga Bottom-Up (dari bawah ke atas) dalam hal ini dari kampung ke distrik, kabupaten hingga pusat.
“Kita saat keliling Musrenbang, ada keluhan para peserta musyawarah di kampung-kampung terkait usulan mereka yang tidak diakomodir. Bahwa musyawarah di kampung lama-lama kalau kita perhatikan dengan baik hanya akan menjadi seremonial belaka karena yang mereka usulkan tidak ada yang diakomodir padahal pendekatan pembangunan kita tidak hanya top-down saja tetapi juga bottom-up,” ujarnya.
Untuk itu ia berharap agar persoalan ini dapat dipecahkan bersama pada kegiatan Musrenbang RKPD dan Musrenbang Otsus Tahun 2026, Kamis 27 Maret 2025. “Besok kita akan sampaikan di forum yang besar agar bisa mendapat perhatian juga dari Bapak Bupati,” ujar ARF. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik