Home / Berita Utama / KKN di Kaimana, Bupati Tantang Mahasiswa UNPATTI Ciptakan Nelayan Handal

KKN di Kaimana, Bupati Tantang Mahasiswa UNPATTI Ciptakan Nelayan Handal

Bagikan Artikel ini:

KAIMANA- Bupati Kaimana, Drs. Matias Mairuma tantang para mahasiswa Universitas Negeri Pattimura (Unpatti) Ambon yang melaksanakan KKN di Kaimana, agar menciptakan nelayan handal Kaimana supaya bisa menjadi contoh bagi yang lainnya.

“Cukup satu saja, jangan 1000 karena pasti sulit. Tidak usah juga mimpi terlalu tinggi, 40 orang ini keroyok satu orang masa tidak bisa. Tapi satu orang kampung ini bisa jadi nelayan yang handal, supaya dia menjadi contoh bagi saudara-saudara lainnya di kampung,” ujar Bupati saat bertemu para peserta KKN, Rabu (17/10).

Dikatakan, Kaimana memiliki potensi yang cukup bagus di sektor perikanan dan kelautan. Salah satu program yang sedang berjalan di sektor ini adalah rumput laut, meskipun hasilnya belum berdampak positif bagi kesejahteraan hidup masyarakat.

Baca Juga:  Polres Kaimana Tetapkan Kampung Trikora Sebagai Pilot Project Penerapan New Normal

Karenanya ia berharap, peserta KKN dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) ini memiliki target yang terukur, untuk menjadikan masyarakat yang didampingi, professional dalam mengelola rumput laut.

“Saya mau mereka yang di kampung itu disentuh dengan skill serta pengetahuan entrepreneur yang bagus, supaya mereka memahami bagaimana usaha yang benar. Dengan begitu, mereka lah nanti yang akan menjadi pelatih bagi saudara-saudaranya. Kalau ini bisa disiapkan, kedepan kita bisa jalan sendiri dan tidak perlu hadirkan konsultan,” ujar Bupati.

Lebih jauh pengambil kebijakan tertinggi Lingkup Pemkab Kaimana ini bahkan berharap, perlu ada standar kompetisi diantara kelompok KKN, agar setiap kelompok peserta saling berkompetisi untuk menghasilkan rumput laut dengan kualitas dan kuantitas terbaik.

Baca Juga:  16 Kotak Logistik Pilkada Bergeser Menuju Distrik Yamor, Ketua KPU Pastikan H-2 Selesai

“Kita taruhan kelompok siapa yang hasilnya bagus, karena saya mau selama 60 hari ini, ada sesuatu yang baik untuk pengembangan rumput laut di Kaimana kedepannya. Supaya selain bicara pelaksanaan KKN, juga bagaimana follow-up dari KKN itu,” imbuhnya.

Menutup arahannya, Bupati mengatakan, Unpatti memiliki tanggungjawab besar terhadap daerah ini, karena lokasi pelaksanaan KKN, dahulu menjadi tempat para penginjil dari Ambon menyebarkan firman Tuhan. “Dulu para penginjil dari Maluku datang kesana hanya khotbah di mimbar, makanya hari ini harus out of the box, keluar dari mimbar supaya di mimbar kuat diluar juga kuat,” tutupnya. (KN1)


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Pemda Kaimana Gelar Musrenbang Otsus dan RKPD Tahun 2027

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Kaimana yang difasilitasi Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *