Home / Berita Utama / Diterjang Ombak Dahsyat, Material TMMD Akhirnya Labuh di Nusaulan

Diterjang Ombak Dahsyat, Material TMMD Akhirnya Labuh di Nusaulan

Bagikan Artikel ini:

KAIMANA- Sulitnya akses menuju Nusaulan, karena ltaknya yang sangat jauh dari pusat kota, bukan lah halangan bagi Kodim 1713/Kaimana untuk mensukseskan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 Tahun 2018, yang dipusatkan di Kampung Nusaulan, Distrik Buruway, Kabupaten Kaimana.

Dengan sarana transportasi seadanya, serta setelah kurang lebih 9 jam lamanya menantang derasnya gelombang di musim angin timur, akhirnya material bangunan untuk pembangunan 6 unit rumah masyarakat dan MCK tiba di lokasi kegiatan.

Adapun material yang didistribusikan adalah 20 kubik kayu, 300 sak semen, 10 kilogram paku, 600 lembar sengk dan 100 lembar tripleks. Material ini menurut Komandan SSK Satgas TMMD Kodim 1713/Kaimana, Letda Inf. Septinus Aninam, tiba Rabu (17/10) menggunakan KM IPN 01 yang berkapasitas 27 GT.

Baca Juga:  Ini Tiga Pilihan Lokasi Kampanye Akbar Dua Paslon yang Ditetapkan KPU Kaimana

Menurut Aninam, jadwal tibanya material sedikit molor dari waktu yang diperkirakan. Perjalanan yang seharusnya hanya ditempuh selama 6 jam, mengalami keterlambatan hingga 9 jam, akibat kapal pengangkut material harus berhadapan dengan tingginya gelombang laut yang disertai angin kencang.

“Normalnya memang hanya 6 jam tapi karena cuaca saat itu agak kurang bersahabat, ditambah lagi kapal pengangkut yang hanya berkapasitas 27 GT, akhirnya jadwal tibanya molor hingga 9 jam. Tapi walaupun begitu bahan material semuanya tiba dalam keadaan utuh di lokasi kegiatan,” ungkap Aninam yang dikonfirmasi via telpon.

Namun disisi lain ia mengaku, material yang didistribusi tersebut, setiba di Nusaulan tidak bisa langsung turun di lokasi kegiatan, tetapi masih menggunakan sarana transportasi perantara berupa longboat untuk sampai ke pantai akibat belum ada dermaga.

Baca Juga:  Penetapan APBD 2022 Molor, Pemda Belum Serahkan Dokumen KUA-PPAS ke DPRD

“Di lokasi itu memang belum ada dermaga, sehingga bahan bangunan yang ada diatas kapal, diturunkan ke longboat untuk dibawah ke pantai. Disana masyarakat sudah menunggu untuk membawanya ke lokasi pembangunan,” terangnya.

Diakui, antusiasme masyarakat Nusaulan cukup tinggi menyambut program TMMD. Mereka berbaur bersama TNI, serta bergotong royong membangun rumah dan MCK, yang menjadi fokus program fisik TMMD Tahun 2018 di Kabupaten Kaimana.

“Sambutan masyarakat sangat luar biasa. Mereka hadir menempatkan diri sebagai bagian dari TNI setelah melihat tingginya semangat persaudaraan yang TNI bangun. Ini yang TNI inginkan, bahwa tidak boleh ada sekat diantara TNI dan rakyat. Semua berbaur untuk bersama-sama mensukseskan program TMMD 2018,” pungkas Aninam. (KN1)


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Juli Hingga Oktober, Papua Barat Berlakukan Pengurangan dan Penghapusan Sanksi Administrasi Pajak Ranmor

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Kepala Kantor UPT Samsat Kaimana, Andy Kusuma menegaskan bahwa Pemerintah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *