
SEJUMLAH siswa-siswi SMA Negeri I Kaimana, menyampaikan permohonan maaf kepada pihak sekolah, Pemerintah Daerah dan masyarakat Kaimana, karena telah melakukan tindakan yang meresahkan pada saat pengumuman hasil kelulusan, Sabtu (2/5/2020) lalu.
Mereka mengaku aksi konvoi keliling kota menggunakan sepeda motor dan tindakan corat-coret baju seragam yang dilakukan, terjadi atas inisiatif sendiri dan tidak diketahui oleh pihak sekolah.
“Kami lakukan itu atas inisiatif sendiri dan sama sekali tidak diketahui oleh pihak sekolah. Untuk itu kami minta maaf kepada pihak sekolah, dalam hal ini Bapak/Ibu Guru karena tindakan kami sudah mencoreng nama baik sekolah,” ungkap sejumlah siswa-siswi yang mendatangi Redaksi Kaimana News.Com, Selasa (5/5/2020).
Para siswa-siswi ini juga mengaku, selain mencoreng nama baik sekolah, tindakan yang mereka lakukan juga merupakan bentuk pelanggaran terhadap anjuran pemerintah, yang mewajibkan semua orang mentaati ketentuan social/physical distancing.
Selain itu, mereka juga mengaku bersalah terhadap masyarakat Kaimana, karena aksi konvoi sepeda motor yang mereka lakukan di tengah wabah Covid-19 sudah meresahkan masyarakat.
“Atas semuanya ini, kami memohon maaf kepada Pemerintah Daerah dan juga seluruh masyarakat Kaimana, karena tindakan kami sudah membuat masyarakat resah,” ungkap mereka penuh penyesalan.
Mereka berjanji, tidak akan mengulangi tindakan yang mengganggu keamanan dan kenyamanan banyak orang, baik di lingkungan tempat tinggal maupun di mana pun nanti mereka akan melanjutkan pendidikan.
“Kami tahu ini salah dan kami berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatan seperti ini. Sekali lagi kepada pihak sekolah, Pemerintah Daerah dan masyarakat, kami minta maaf,” ujar para generasi penerus Kaimana ini. |DAR|AWI|

KAIMANA NEWS Media Informasi Publik