
KAIMANANEWS.COM – Dermaga Pelengsengan Kaimana yang dibangun dengan posisi miring untuk memudahkan kapal pengangkut melakukan proses naik-turun penumpang dan kendaraan saat pasang surut air laut belum dapat difungsikan.
Hal ini disebabkan Mooring Dolphin atau tiang terpisah yang akan digunakan untuk menambatkan (mengikat) tali kapal belum tersedia, sehingga dermaga ini diperkirakan baru dapat difungsikan pada tahun 2027.
Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Kaimana, Jemmy Samori, S.H., M.H mengatakan ini, Kamis (17/9/2026). Dikatakan, saat ini pihaknya masih menunggu tersedianya 7 unit Mooring Dolphin yang pembangunannya diusulkan melalui anggaran tahun 2027.
“Untuk dermaga Pelengsengan sendiri sudah selesai dibangun, tinggal tujuh Mooring Dolphin yang akan dibangun pada tahun anggaran 2027. Mooring Dolphin tersebut memiliki fungsi ganda sebagai fender, sehingga keberadaannya menjadi bagian penting dalam mendukung keamanan kapal saat melakukan manuver dan bersandar di dermaga,” terangnya.
Ia juga menjelaskan, Dermaga Pelengsengan ini dibangun secara khusus untuk melayani bongkar muat material galian C yang selama ini menjadi bagian penting dalam mendukung berbagai kegiatan pembangunan di Kabupaten Kaimana.
Dengan adanya dermaga khusus yang terletak di sisi Selatan Kawasan Pelabuhan Kaimana ini lanjut Samory, aktivitas bongkar muat material seperti pasir dan batu dapat ditangani melalui fasilitas yang memang diperuntukkan untuk kebutuhan tersebut.
Kepala UPP Jemmy Samori berharap, pengoperasian dermaga pelengsengan dapat memperkuat fasilitas Pelabuhan Kaimana, sekaligus mendukung kelancaran pasokan material pembangunan di wilayah Kabupaten Kaimana. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik