
KAIMANANEWS.COM– Bupati Kaimana Freddy Thie penuhi undangan pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Nuu Waar Bekasi, Ustadz Fadlan Garamatan, Kamis (13/7/2023) lalu.
Bupati Freddy diundang dalam rangka memberikan motivasi kepada santri dan santriwati dalam agenda Study Motivation Training yang diadakan oleh Ponpes Nuu Waar.
Di hadapan santri dan santriwati, Bupati mengajak tetap menjaga ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta menghormati antar sesama manusia.
“Dalam menjalani hidup ini, adik-adik santri dan santri-santriwati harus memiliki cita-cita, tujuan yang sudah tentu dibarengi dengan ikhtiar atau usaha,” ujar Bupati, Minggu (16/7/2023).
“Karena bagi saya, cita-cita yang tinggi itu ibarat doa,” imbuhnya. Bupati Freddy Thie juga mengingatkan bahwa keberhasilan dan kegagalan adalah hal biasa dalam kehidupan.
Baginya, berhasil dan gagal adalah proses yang harus dilalui guna mencapai tujuan dan cita-cita tersebut. “Banyak orang di luar sana yang hari ini berhasil, semua tentu melalui proses. Maka, teruslah berusaha, jangan pantang menyerah,” terang Bupati Freddy Thie.
Selain itu, dirinya menyampaikan pesan-pesan menjaga agar hubungan manusia dengan manusia ini terus berjalan harmonis di tengah keragaman.
“Perbedaan adalah sebuah anugerah yang diberikan oleh Tuhan YME kepada kita semua umat manusia untuk dijaga dan dirawat,” tutur Bupati Kaimana ini.
Menurutnya, setiap manusia memiliki tanggungjawab besar dalam menjaga toleransi antar sesama manusia yang hidup dimuka bumi ini.
“Saya ingin katakan, merawat toleransi sama halnya dengan menjaga keseimbangan hidup antar dunia dan akhirat. Untuk itu mari kita jaga dan kita pupuk bersama keseimbangan ini,” tutupnya. |RLS|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik