Home / Berita Utama / Puluhan Unit Sarana Pendidikan Dibangun Tahun Ini

Puluhan Unit Sarana Pendidikan Dibangun Tahun Ini

Bagikan Artikel ini:

KAIMANA- Pemerintah Daerah tetap berupaya secara terus menerus memperhatikan ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan bagi peningkatan kualitas pendidikan.

Di Tahun 2019, Pemerintah Daerah akan membangun 19 ruang kelas baru (RKB), 3 kantor sekolah, 6 kopel rumah guru, 1 unit laboratorium bahasa, serta rehabilitasi 6 ruang kelas.

Selain itu, akan juga menyediakan 300 pasang meja kursi murid, 190 unit komputer, 18 unit server UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer), serta menyediakan buku pegangan guru dan untuk koleksi perpustakaan.

Demikian disampaikan Sekda Kaimana, Rita Teurupun, S.Sos mewakili Bupati Kaimana pada pelaksanaan rapat paripurna pembahasan dan penetapan APBD Kabupaten Kaimana Tahun Anggaran 2019 yang dilaksanakan di Ruang Paripurna DPRD, Sabtu (22/12/2018).

Baca Juga:  Bupati Hasan Achmad Buka Kegiatan Manasik Haji Bagi 36 JCH Kaimana Tahun 2025  

Dihadapan DPRD, Sekda tegaskan, Pemerintah Daerah telah mengupayakan peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan melalui perluasan akses dan peningkatan mutu pendidikan.

Terkait peningkatan infrastruktur dan pemerataan sarana dan prasarana, Sekda jelaskan, persentase kondisi sarana dan prasarana secara umum dalam keadaan baik dan telah memenuhi kebutuhan minimum pada setiap satuan pendidikan.

“Namun Pemerintah Daerah tetap berupaya secara terus menerus meningkatkan ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan. Di Tahun 2019, akan membangun 19 ruang kelas baru (RKB), 3 kantor sekolah, 6 kopel rumah guru, 1 unit laboratorium bahasa, rehabilitasi 6 ruang kelas, 300 pasang meja kursi murid, 190 unit komputer, 18 unit server UNBK, serta menyediakan buku pegangan guru dan koleksi perpustakaan,” terangnya menanggapi pendapat Fraksi Golkar.

Baca Juga:  F-PDIP DPRK Kaimana Sarankan ke Pemda 'Setiap Kegiatan Harus Berdampak pada Peningkatan PAD'

Fraksi Partai Golkar sendiri melalui juru bicara, Jaquilina Claudia menyarankan agar Pemerintah Daerah memperhatikan kondisi riil dan permasalahan pendidikan di lapangan, termasuk peningkatan  mutu infrastruktur ruangan kelas, sarana prasarana sekolah yang memadai, serta kesejahteraan guru pengajar dengan pembayaran honor dan upah guru tepat pada waktunya. (IWI)


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Bupati Kaimana Lepas Keberangkatan 15 Jamaah Umroh Menuju Tanah Suci  

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM– Bupati Kaimana, Drs. Hasan Achmad, M.Si melepas secara resmi keberangkatan 15 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *