
KAIMANANEWS.COM – Situasi Kaimana kembali kondusif pasca ricuh yang dilakukan massa pendukung pasangan calon independen Abdul Rahim Furuada-Luther Rumpumbo akibat kecewa terhadap keputusan Bawaslu Kaimana.
Ricuh yang ditandai pelemparan batu kearah Kantor Bawaslu Kaimana dan dihadang dengan tembakan gas air mata dari aparat Polres Kaimana serta tembakan peringatan dari Satuan Brimob Polda Papua Barat ini terjadi Selasa (3/9/2024) petang.
Aksi anarkis ini muncul setelah Bawaslu Kaimana memutuskan menolak secara keseluruhan permohonan pasangan Rambo tentang hasil verifikasi faktual berkas persyaratan calon independen yang sudah dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) oleh KPU Kaimana.
Massa berang karena calon independen Pilkada Kaimana yang didukungnya tidak bisa mendaftar sebagai pasangan calon kepala daerah ke KPU Kaimana.
Namun meski sempat terjadi aksi saling serang, situasi keamanan Kaimana kembali kondusif melalui pendekatan persuasif yang dilakukan pihak Polres Kaimana.
“Situasi pasca putusan Bawaslu alhamdulillah dapat terkendali dan kondusif. Saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Kaimana yang mendukung Kaimana tetap damai, aman dan tenteram,” ungkap Kapolres Kaimana AKBP Gadug Kurniawan, S.I.K, M.H, Selasa malam.
Kapolres mengimbau agar pada kegiatan Pilkada selanjutnya, masyarakat tidak melakukan provokasi keadaan. Sebaliknya, kegiatan yang menyangkut Pilkada harus dijaga agar tetap sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Saya menghimbau kegiatan-kegiatan atau aqidah Pilkada selanjutnya kita jaga, kita ikuti aturan dan yang paling penting jangan jadi provokator. Saya sangat bangga sekali pada masyarakat Kaimana yang orang-orangnya selalu senyum ramah dan damai,” pungkas Kapolres. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik