Home / Berita Utama / Kaimana Butuh Pasar Daging, Kadis Perindagkop: Lokasinya Perlu Kesepakatan Bersama

Kaimana Butuh Pasar Daging, Kadis Perindagkop: Lokasinya Perlu Kesepakatan Bersama

Bagikan Artikel ini:

KEHADIRAN pasar khusus untuk penjualan daging sangat dibutuhkan di Kota Kaimana seiring dengan perkembangannya sebagai sebuah kabupaten. Namun sayang hingga saat ini, Pemerintah Daerah belum berhasil menghadirkan pasar khusus daging dimaksud akibat beragam alasan.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kaimana, Agustinus Janoma, SE,MM saat dikonfirmasi KaimanaNews.Com belum lama ini mengakui, Pemerintah Daerah sudah berkali-kali merencanakan pembangunan pasar daging, bahkan sudah pernah menghadirkan bangunan sementara untuk penjualan daging namun dalam perjalannya terjadi pro dan kontra.

Pembangunan pasar khusus daging lanjutnya, membutuhkan koordinasi intens maupun kesepakatan bersama dengan pihak-pihak tertentu, baik yang berkaitan dengan lokasi bangunan maupun hal-hal lainnya yang harus dipatuhi oleh pedagang maupun pembeli.

Baca Juga:  Ketua KPU Kaimana ‘Warning’ PPD Laksanakan Tahapan Pilkada Sesuai Aturan

“Ini yang masih menjadi pro dan kontra, masih tarik menarik. Untuk pasar daging ini memang harus libatkan semua komponen, terkait tempatnya dimana dan lainnya supaya semuanya berjalan baik,” ungkap Janoma.

Diakui, kehadiran pasar khusus daging memang sangat diperlukan agar penjualan daging lebih terkontrol dan terfokus pada satu lokasi. Selain itu, kehadiran pasar daging juga dibutuhkan agar tidak ada lagi aktivitas penjualan daging di lokasi yang tidak layak, seperti yang biasa dilakukan warga di depan gedung Pertemuan Krooy.

Baca Juga:  Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga Perkotaan, Bupati Datangi 4 Lokasi Sumber Air

“Pasar daging ini memang dibutuhkan sekali, supaya masyarakat tidak lagi berjualan di sembarang tempat. Minimal ada tempat yang layak untuk mereka berjualan. Tetapi memang perlu duduk bersama membicarakan masalah ini,” ujarnya.

Ditambahkan, ada sejumlah kalangan yang menyarankan agar pasar daging dibangun di kawasan Batu Putih. “Memang soal lokasi kadang juga menjadi dilema bagi pemerintah, karena kalau terlalu dibelakang salah, di depan juga salah, terlalu jauh juga salah. Ada yang menyarankan untuk dibangun di Batu Putih. Ini memang perlu ada solusi,” tutupnya. |RED|KN1|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

DPRK Kaimana akan Panggil Disperindagkop dan Pertamina Jika Antrean Panjang Pertalite Berlanjut

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Komisi B DPRK Kaimana akan berkoordinasi dengan Dinas Perindagkop UMKM terkait …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *