
KAIMANANEWS.COM- Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kaimana, Drs. Daniel Irto Batto, M.Si akhirnya buka suara terkait kebijakan pembukaan kembali jalan dua arah di jalur bawah untuk lalulintas kendaraan dari kota-Krooy sebaliknya.
Daniel tegaskan, dibuka kembalinya jalan satu arah menjadi dua arah di pesisir pantai Kaki Air itu, bertujuan untuk kelancaran arus perekonomian daerah, mengingat banyak gudang milik distributor barang yang berlokasi di Krooy, Bantemi dan sekitarnya.
Kadishub Daniel menyampaikan ini saat dikonfirmasi Kaimana News.Com di kantornya, Jumat (28/1/2022). Dikatakan, pemberlakuan dua arah di jalur bawah jauh lebih efisien untuk membantu kelancaran pendistribusian barang.
“Itu dimaksudkan untuk tujuan perekonimian, dalam hal ini untuk kelancaran distribusi barang. Kita tahu bahwa gudang milik distributor barang itu paling banyak ada di daerah Krooy sampai Bantemi dan sekitarnya. Makanya untuk efisiensi waktu kita buka jalur bawah,” terangnya.
Terkait protes warga akibat tidak adanya sosialisasi, Daniel mengatakan, pengecatan marka jalan berupa tanda panah dan pemasangan rambu-rambu lalulintas disepanjang ruas jalan tersebut, merupakan bagian dari bentuk sosialisasi.

“Dinas Perhubungan memberikan sosialisasi dalam bentuk pengecatan marka jalan dan pemasangan rambu-rambu lalulintas. Disitu ada beberapa rambu-rambu yang kita pasang, diantaranya hati-hati melewati dua jalur karena rawan kecelakaan. Artinya dengan rambu-rambu ini, pengemudi sudah bisa mengendalikan laju kendaraannya ketika melewati jalur bawah,” ujar Daniel.
Dijelaskan pula, dibuka kembalinya jalan dua arah di jalur bawah dilakukan mengingat kualitas jalan di jalur atas kurang bagus, sementara intensitas kendaraan yang melewati jalan tersebut cukup tinggi. Untuk mengantisipasi kerusakan yang lebih parah sebelum dilakukan upaya peningkatan jalan, maka jalur bawah dibuka kembali.
“Kondisi jalan di bagian atas ini kan kita tahu kualitasnya kurang bagus, sementara intensitas kendaraan di jalur atas itu sangat tinggi. Segala jenis kendaraan termasuk truk dan bus melintas disitu, sehingga perlu pembagian supaya jalan diatas itu tahan lama sebelum nanti dilakukan perbaikan atau peningkatan jalan,” ungkapnya.
Menutup penjelasannya, Daniel berpesan kepada semua pengguna jalan, terutama yang datang dari arah Krooy menuju Kota, apabila ragu atau takut melintas di jalur bawah, agar tetap menggunakan jalur atas.
“Pesan penting untuk pengguna jalan, kalau masih ragu atau takut lewat jalur bawah, silahkan lewat atas. Jalur atas itu tetap dibuka setiap hari. Jalur bawah itu sebenarnya dibuka hanya untuk kelancaran arus perekonomian,” pungkasnya. |RED|KN1|

KAIMANA NEWS Media Informasi Publik