
KAIMANANEWS.COM – Memperingati tahun baru Islam 1447 Hijriah, Yayasan Sosial Karya Bhakti Papua bekerjasama dengan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Kaimana menggelar pengajian akbar, khitanan massal dan pemberian santunan bagi anak yatim, Sabtu (28/6/2025).
Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Kaimana Hasan Achmad, Wakil Bupati Kaimana Isak Waryensi, Ketua PKK Kaimana Ny. Ratna Hasan Achmad, Ketua MUI Kaimana Ustadz H. Zein Farisa, Ketua Baznas Kaimana Haji Rudi Laobo, perwakilan Forkopimda, serta pimpinan Ormas Islam.
Bupati Kaimana Hasan Achmad dalam sambutannya mengatakan, 1 Muharram 1447 Hijriah merupakan momen untuk mengintropeksi diri dan memperbanyak amal dalam setiap perjalanan hidup. Peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW pada momen 1 Muharram, merupakan semangat untuk berpindah dari keburukan menuju kebaikan.
Sementara terkait kegiatan yang digelar, Bupati menyebut, kegiatan ini sebagai tonggak untuk melakukan kebaikan dalam lingkungan keluarga maupun masyarakat. “Sehingga memancarkan nilai luhur ajaran islam dalam tindakan, perilaku dan kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Sosial Karya Bhakti Papua, Supriyanto menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan pihaknya bersama BKMT ini dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1447 Hijriah.
“Ini merupakan kegiatan untuk menjawab panggilan hati, meski ditengah hiruk-pikuk dunia, kita hadir sebagai cahaya bagi sesama. Dan ini juga bukan seberapa besar nilai yang diberikan, tetapi tentang perhatian dan kasih sayang yang sering mereka rindukan,” ungkapnya.
Senada, Ketua BKMT Kaimana Fatimah Maturbongs kesempatan tersebut juga mengungkapkan rasa syukur dan bahagia bisa menyelenggarakan 3 kegiatan yang mulia ini. Tahun baru Hijriah sebutnya, bukanlah sekedar pergantian waktu, tetapi suatu momen penting untuk hijrah menuju kebaikan.
“Saya ingin mengajak kita semua untuk terus menebar kebaikan, saling peduli dan memperkuat tali ukhuwah, agar kehidupan ini dipenuhi makna dan diberkati oleh Allah SWT,” ajaknya seraya berharap agar anak-anak yang mendapatkan santunan, serta 132 anak yang mengikuti khitanan massal tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan soleh. |isw|

KAIMANA NEWS Media Informasi Publik