Home / Ekonomi Bisnis / Layanan SPBU Dikeluhkan, Pertamina Siap Ubah Pola Distribusi BBM

Layanan SPBU Dikeluhkan, Pertamina Siap Ubah Pola Distribusi BBM

Bagikan Artikel ini:

KAIMANA- Mengatasi keterlambatan layanan pengisian BBM di tingkat SPBU, pihak Depot Pertamina Kaimana akan mengubah pola pendistribusian dari depot ke SPBU. Jika selama ini pendistribusian berlangsung siang hari, maka kedepan akan dilaksanakan pagi hari atau jam istirahat sehingga layanan kepada masyarakat tidak terganggu.

Demikian Edwin H. Lewagerilla, Operation Head (OH) Terminal BBM Kaimana. Ia dikonfirmasi menyusul adanya keluhan warga terkait layanan SPBU yang sering mengalami tutup pada jam dibutuhkan, serta jawaban pihak SPBU yang menyebut layanannya tidak konsisten akibat pendistribusian BBM dari Depot Pertamina yang tidak tepat waktu.

Ditemui di Ruang Kerjanya, Senin (12/11/2018), Erwin mengatakan, keterlambatan pendistribusian BBM ke SPBU sebenarnya bukan karena unsur kesengajaan yang dilakukan pihak Depot Pertamina, tetapi lebih disebabkan tidak disiplinnya para transporter.

Baca Juga:  Kacab Bank Papua Kaimana Sebut Pembayaran PBB Bisa Dilakukan Secara Elektronik   

“Kendalanya itu, kadang-kadang mereka datang jam 8. Kalau stok di SPBU masih ada tidak masalah, tapi kalau stoknya sudah menipis, maka ketika mereka drop ke SPBU, otomatis operasi dihentikan untuk sementara. Ini yang juga menyebabkan terjadinya penumpukkan kendaraan. Kami berkali-kali ingatkan para sopir untuk harus standby pada jam kerja Pertamina,” ungkap Edwin.

Pertamina sendiri lanjut dia, memberlakukan jam kerja atau jam dinas dimulai Pukul 7.15 WIT hingga Pukul 16.00 WIT. “Sebenarnya keterlambatan itu dari sopir yang bertugas angkut minyak ke SPBU. Kami disini masuknya pagi sekali, karena jam dinas kami dari jam 7:15 sampai jam 16:00. Jadi jam 7:15 itu paling tidak kami sudah ada disini, cuma mobilnya belum ada,” terang Erwin.

Baca Juga:  Akan Jadi Pilot Project, Dua Koperasi Merah Putih di Kaimana Mulai Beroperasi Desember

Diakui, keterlambatan pasokan BBM dari Pertamina sangat mempengaruhi sistim layanan di tingkat SPBU. Untuk itu, pihaknya akan segera mengubah pola dan pendistribusian, sehingga tidak mengganggu layanan kepada masyarakat.

“Kami akan ubah pola pendistribusian. BBM harus didrop pagi sekali, kemudian nanti pada jam-jam agak kosong baru drop lagi supaya tidak mengganggu layanan kepada masyarakat,” ujarnya lagi. |CR10|IWI|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Dinas Perikanan Kaimana Siap Dirikan Rumah Produksi Bagi Kelompok Usaha Pengolahan Ikan

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEW.COM – Dinas Perikanan Kabupaten Kaimana berencana mendirikan rumah/dapur produksi untuk produk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *