Home / Berita Utama / Dinas Dikpora Latih Guru Susun SKP

Dinas Dikpora Latih Guru Susun SKP

Bagikan Artikel ini:

KAIMANA- Meningkatkan kompetensi sumber daya guru-guru di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Kaimana, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) menggelar Pelatihan Penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai ( SKP) melibatkan 100 peserta, terdiri dari para kepala sekolah tingkat SMP dan SD serta para pengawas.

Kegiatan yang dibuka Sekretaris Dinas Dikpora, Julius Nanay, S.Pd ini, selain bertujuan meningkatkan kompetensi SDM guru-guru, juga untuk mendapatkan tenaga guru terampil, terlatih dalam menyusun Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) guru.

Hadir sebagai nara sumber dalam kegiatan yang dijadwalkan 26-28 November 2018 ini, Kepala Bidang Mutasi dan Status Kepegawaian Kantor Regional  XVI/Badan Kepegawaian Nasional Papua Barat Drs. Iswayudin Suryanto, bersama Kepala Bidang Pengangkatan dan Pensiunan Ida Bagus Oka,S.Sos,Map.

Baca Juga:  Cegah Transmisi Lokal Covid-19, OTG Sebaiknya "Dikarantina"

Iswayudin Suryanto menjelaskan, SKP guru merupakan rencana kerja dan target yang akan dicapai oleh seorang PNS guru dalam pelaksanaan tugasnya, yang sudah diatur secara khusus dalam peraturan perundang-undangan.

Dikatakan, sekarang ini guru semakin hari semakin meningkat kesejahteraannya. Selain mendapatkan tunjangan profesi, ada pula tunjangan sertifikasi dan perlakuan khusus lainnya.

Dengan adanya peningkatan kesejahteraan melalui tunjangan ini, ada harapan bahwa guru harus menjadi sosok yang dapat menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas.

Baca Juga:  Perekrutan Tenaga Outsourcing di Lingkup Pemkab Kaimana Sedang Dipersiapkan

Ia juga mengatakan, data tahun 2010 menunjukkan, masih terdapat 2,7 juta guru yang belum ditingkatkan kompetensi dan profesionalitasnya.

Dengan demikian, harus ada usaha yang sistimatis, secara berkelanjutran dan tersistim, untuk bagaimana meningkatkan profesionalitas guru. Salah satunya adalah reformasi guru.

“Kalau dulu guru hanya menjalankan apa yang diterima saja, sekarang harus membuka cakrawala berpikir, meningkatkan pergaulan dengan sesama guru, baik lintas wilayah distrik ataupun lintas kabupaten, maupun juga lintas provinsi dan nasional. Gunanya agar pengetahuan yang diperoleh bisa dikembangkan dan disampaikan kepada murid sesuai harapan masyarakat,” pungkasnya. (CR11/IWI)


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Pelaku Usaha di Kaimana Kurang Patuh Laporkan Perkembangan Penanaman Modal

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Jumlah investasi yang terdata dalam Online Single Submission (OSS) atau …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *