
KAIMANANEWS.COM – Hasil pencarian terhadap korban jatuh dari KM Sabuk Nusantara 75 (SN75) hingga hari kelima Minggu 2 Agustus masih nihil. Pencarian hari keenam akan melibatkan ibu kandung korban.
Komandan Pos SAR Kaimana, Silas Wopari melalui pesan WhatsApp menjelaskan, pencarian hari kelima oleh Tim Gabungan SAR Kaimana selain dilakukan di lokasi diduga jatuhnya korban di perairan Teluk Etna yang diperluas hingga Lakahia, Kayu Merah dan Tanjung Nabima serta penyisiran di perairan Kaimana.
Pencarian lanjutnya, masih terus dilakukan. Untuk hari keenam Senin 3 Agustus, tim SAR Gabungan akan memperluas lokasi pencarian hingga perairan Buruway dari Pulau Adi Jaya hingga Edor dan sekitarnya.
“Pada hari ini Tim SAR gabungan menggunakan speed Basarnas melakukan pencarian di lokasi kejadian Teluk Etna hingga Lakahia, Kayu Merah sampai Tanjung Nabima dan sekitarnya, selanjutnya melakukan penyisiran dari Tanjung Nabima sampai Kaimana. Jadi kurang lebih 6 jam tim melakukan pencarian, namun belum membuahkan hasil,” terang DanPos SAR Silas Wopari, Minggu (2/8/2026) petang.

Ia mengakui, tantangan selama proses pencarian cukup berat. Selain angin yang sangat kencang, tim juga dihadapkan pada tingginya gelombang laut yang mencapai 2 hingga 3 meter, sehingga ikut mempengaruhi jarak pandang tim.
Dikatakan, upaya pencarian akan dilanjutkan pada hari keenam Senin 3 Agustus dan berdasarkan permintaan pihak keluarga korban, ibu kandung korban akan ikut bersama Tim SAR melakukan pencarian.
“Tim akan melanjutkan pencarian pada Senin 3 Agustus, yang mana atas permintaan pihak keluarga saat evaluasi, bahwa pencarian diperluas sampai ke perairan Pulau Adi Jaya sampai Edor dan sekitarnya. Dalam pencarian hari keenam akan diikutsertakan dalam tim ibu kandung dari korban,” ujar Silas Wopari. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik