
KAIMANA- Pembaptisan anggota baru setelah memutuskan masuk katolik pada malam paskah, merupakan sebuah tradisi dalam gereja Katolik.
Pembaptisan terhadap anggota baru ini, biasanya berlangsung disela prosesi pembaharuan janji pembaptisan yang wajib diikuti oleh seluruh umat katolik.
Pembaharuan janji pembaptisan sendiri, ditandai percikan air berkat dibawah cahaya lilin. Namun untuk anggota baru, selain diterangi lilin dan diperciki air berkat, juga diberikan kain putih sebagai lambang ketulusan dan keikhlasan hati menerima Yesus dalam diri.
Seperti yang dilangsungkan di Gereja Katolik Paroki Santo Martinus Kaimana pada malam Paskah, Sabtu (20/4/2019).
Pemimpin misa, Romo Charles, O.Carm, pastor asistensi dari Malang Jawa Timur, membaptis 7 orang anggota baru gereja katolik yang telah siap mengimani kristus.
Mereka yang memutuskan masuk katolik ini, telah melewati 4 tahapan persiapan selama beberapa bulan lamanya, sebagai sebuah syarat untuk menjadi katolik.
Didampingi para wali baptis, 7 anggota baru katolik ini melantunkan janji untuk mengimani kristus, dengan disaksikan oleh ratusan umat katolik yang menghadiri perayaan misa malam paskah.
Empat diantara mereka, yang masuk dalam kategori remaja dan dewasa, sekaligus menerima sakramen inisiasi yakni baptis dan ekaristi. Sedangkan tiga lainnya, yang masih kategori anak-anak, hanya menerima sakramen baptis.
Pastor Charles dalam khotbahnya berharap, agar anggota gereja Katolik yang baru saja dibaptis, benar-benar dapat mengimani dan meneladani Yesus Kristus. Seorang katolik yang sejati lanjutnya, harus bisa menjadi terang dan garam bagi sesama. |AWI|

KAIMANA NEWS Media Informasi Publik