
KAIMANANEWS.COM- Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menunjuk Freddy Thie sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Papua Barat (PB). Surat Keputusan (SK) penunjukan Freddy Thie sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Papua Barat ditandatangani AHY tertanggal 24 Maret 2023 lalu.
“Berkaitan dengan SK penunjukan saya sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Papua Barat, ditandatangani oleh Ketua Umum bapak AHY, pada tanggal 24 Maret tahun 2023. Saya ditunjuk sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Papua Barat,” jelas Freddy Thie yang kini aktif sebagai Bupati Kaimana kepada Wartawan di Kantor Bupati Kaimana, Kamis (30/3/2023).
Freddy Thie menjelaskan, tugas pertama yang diamanatkan kepadanya yakni melakukan konsolidasi dengan seluruh DPD dan DPC Partai Demokrat, sekaligus menyiapkan bakal calon legislatif baik DPRD, DPR Provinsi hingga DPR RI.
“Sudah tentu beban ini cukup berat, karena mulai tanggal 1 April 2023 nanti KPU mulai membuka pendaftaran bacaleg secara resmi. Keputusan kita nanti secara kolektif. Untuk itu dalam waktu dekat ini saya akan melakukan konsulidasi internal dengan 7 DPD Partai Demokrat, akan kita bentuk tim seleksi Bacaleg,” kata pria yang biasa disapa Kaibus ini.
Ia juga membenarkan, target yang diberikan oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono kepadanya selaku Ketua Partai Demokrat di Papua Barat adalah, harus ada keterwakilan anggota DPR RI Dapil Papua Barat dari Partai Demokrat Papua Barat.
AHY juga meminta Freddy Thie mencalonkan diri sebagai calon anggota DPR RI Dapil Papua Barat. “Ini menjadi beban berat. Pak Ketua Umum juga minta saya sebagai Bupati Kaimana dan juga Ketua DPW Partai Demokrat Papua Barat untuk maju sebagai calon DPR RI. Yang jelas apa yang menjadi perintah partai sudah tentu saya harus menimbang, berfikir, berembuk untuk mengambil pilihan,” ujarnya.
Dia mengaku, hingga kini belum bisa putuskan apa yang menjadi tawaran Ketua Umum Partai Demokrat untuk maju sebagai caleg DPR RI Dapil Papua Barat atau melanjutkan sisa masa jabatannya sebagai Bupati Kaimana yang berakhir di tahun 2024 mendatang. “Saya minta dukungan doa,” ujarnya.
Ditanya soal cadangan jika dirinya tidak menjadi caleg DPR RI, dia mengakui akan mempersiapkan tiga caleg, dua diantaranya laki-laki dan satu perempuan. Namun untuk caleg perempuan yang memiliki elektabilitas yang baik, kata Freddy Thie agak sulit ditemukan.
“Namun sebagai informasi sudah ada gambaran soal caleg perempuan yang mumpuni. Nanti setelah resmi akan diumumkan. Yang jelas perempuan yang kita dorong ini mempunyai elektabilitas yang oke, bisa mendulang suara,” bebernya.
Ditanya lagi bagaimana melaksanakan tugas sebagai Ketua DPD Partai Demokrat yang harus berkedudukan di Manokwari Papua Barat, sementara di sisi lain dirinya adalah Bupati Kaimana, Freddy Thie mengatakan, akan memilih Sekretaris yang bisa bekerja maksimal.
“Kalau untuk rapat atau pertemuan, sekarang ini kan kita ada di era serba teknologi, jadi bisa dilakukan secara online (zoom), karena saya juga harus tetap fokus melaksanakan tugas sebagai Bupati Kaimana. Makanya nanti saya akan pilih Sekretaris yang benar-benar bisa bekerja maksimal,” pungkasnya. |RED|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik