
KAIMANANEWS.COM – Bulan Februari mendatang, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kaimana akan melaksanakan pendataan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) dan Survei Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) tahun 2025.
Mensukseskan kegiatan dimaksud, pihak BPS sedang melaksanakan pelatihan bagi petugas lapangan di dua lokasi yang berbeda, yakni untuk pelatihan petugas Susenas di Grand Papua Hotel dan pelatihan Sakernas di Kantor BPS Kaimana.
Kepala BPS Kaimana, Masadi Yanry Koupun kepada media ini Rabu (22/1/2025) mengatakan, tujuan pelaksanaan Susenas adalah untuk mengumpulkan data-data indikator makro terkait sosial ekonomi. Sedangkan Sakernas adalah untuk mengumpulkan data-data indikator makro yang menyangkut ketenagakerjaan.
“Pelatihan ini bertujuan untuk memastikan, bahwa seluruh petugas dapat menerima materi dan konsep yang diajarkan, sehingga dilapangan nanti dapat menghasilkan kualitas data yang baik dan benar yang sesuai kondisi masyarakat,” ujarnya.

Dijelaskan, salah satu indikator yang dihasilkan oleh Susenas adalah indikator tingkat kemiskinan, kedalaman kemiskinan dan tingkat keparahan kemiskinan, serta angka gini ratio yang merefleksikan ketimpangan pengeluaran diantara penduduk.
Sedangkan indikator yang dihasilkan melalui Sakernas adalah tingkat pengangguran terbuka (TPT), tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) serta indikator ketenagakerjaan lainnya.
Pendataan Susenas sendiri lanjut Masadi, akan menghasilkan data indikator tingkat kemiskinan dan kondisi sosial ekonomi masyarakat level kabupaten, sedangkan pendataan Sakernas pada Februari nanti, hanya untuk estimasi angka level Provinsi.
Dijelaskan, petugas yang dilibatkan dalam pendataan sebanyak 48 orang, dengan komposisi 44 petugas Susenas dan 4 petugas Sakernas yang disebarkan di 46 blok sensus untuk Susenas dan 8 blok sensus untuk Sakernas.
Masadi berharap, masyarakat Kaimana dapat membantu memberikan data yang sebenar-benarnya, menyangkut seluruh kondisi dan sosial ekonomi rumah tangganya. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik