
KAIMANANEWS.COM- Wakil Bupati Kaimana, Hasbulla Furuada berharap, Muscab IBI yang digelar bisa menghasilkan keputusan-keputusan konstruktif bagi organisasi, khususnya dalam meningkatkan fungsi dan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus berkontribusi dalam mensukseskan visi misi Pemerintah Kabupaten Kaimana.
Wakil Bupati Kaimana menyampaikan ini ketika membuka secara resmi kegiatan Musyawarah Cabang ke-III Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Kaimana di Gedung Pertemuan Krooy, Selasa (5/10/2021).
Wakil Bupati juga berharap, Muscab yang digelar menjadi momentum penguatan profesi bidan menjadi lebih baik, dengan senantiasa menjunjung tinggi kode etik profesi bidan, antara lain; menghargai otonomi klien, melakukan tindakan yang benar sesuai standar, mencegah tindakan yang dapat merugikan klien, memperlakukan pasien secara adil dan tidak diskriminatif, serta memberikan penjelasan, menepati janji dan menjaga kerahasiaan.
Dikatakan, selain berperan menurunkan AKI (Angka Kematian Ibu), AKBA (Angka Kematian Bayi dan Anak), para bidan yang tergabung dalam IBI juga diharapkan bisa berperan sebagai pendamping warga dalam mengatasi berbagai ancaman kesehatan, seperti kurang gizi, penyakit menular, perilaku kesehatan yang keliru, kejadian bencana kedaruratan dan sejenisnya, dengan memberdayakan potensi lokal secara gotong royong.
“Saya pun merasa bangga para bidan mampu menjalani tugas-tugas, antara lain pendidikan antenatal, persiapan menjadi orangtua, pendidikan kesehatan perempuan, serta kesehatan reproduksi dan asuhan anak, baik melalui praktik di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan maupun di rumah dan komunitas,” ucap Wabup.
Peran itu lanjut putra seorang mantri ini, tentu saja harus terus ditingkatkan baik secara individu maupun diwadahi oleh IBI, sebagai bagian dari kontribusi bidan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya di Kabupaten Kaimana.
“Oleh karena itu, saya sangat mengapresiasi Muscab IBI hari ini, mudah-mudahan mampu meningkatkan kualitas pelayanan sesuai tema ‘Bidan garda terdepan mengawal kesehatan maternal neonatal melalui GERMAS dan pelayanan berkualitas,” tutup Wabup sembari memukul tifa sebanyak tujuh kali.
Sebelumnya, Pengurus Daerah IBI Papua Barat yang diwakili Wakil Ketua Agustina Tarmaseli yang hadir pada kesempatan tersebut juga berharap, Muscab IBI Kaimana ke III ini bisa menghasilkan keputusan yang konstruktif dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat terutama ibu dan anak.
Anggota IBI lanjutnya, harus terus mengembangkan diri dengan belajar sepanjang hayat agar dapat meningkatkan kompetensinya serta profesionalitas, baik pendidikan formal maupun informal atau pendidikan berkelanjutan sejalan dengan UU Nomor 36 Tahun 2014 tentang Kesehatan, serta Permenkes 28 Tahun 2017 tentang Izin dan Penyelenggaraan Praktek Bidan dan juga UU Nomor 4 Tahun 2019 tentang Kebidanan. |RED|AWI|

KAIMANA NEWS Media Informasi Publik