Home / Berita Utama / Dampak Covid, Harga Bama Naik, Mahasiswa Kaimana di Sejumlah Kota Studi Minta Pemda Bantu

Dampak Covid, Harga Bama Naik, Mahasiswa Kaimana di Sejumlah Kota Studi Minta Pemda Bantu

Bagikan Artikel ini:

CORONA Virus tidak hanya berdampak menurunnya tingkat pendapatan masyarakat, tetapi juga menimbulkan kesulitan tersendiri bagi para mahasiswa Kaimana yang ada di sejumlah kota studi.

Setelah kurang lebih sebulan lamanya dirumahkan oleh pihak kampus, para mahasiswa asal Kaimana ini mulai kesulitan menjalani hidup sehari-hari.

Selain kesulitan biaya internet untuk mengikuti kuliah online, mereka juga kehabisan bahan makanan (Bama) karena transfer dana dari orangtua berkurang, bahkan ada yang tidak mendapatkan transferan sama sekali.

Ketua Serikat Mahasiswa Kaimana (Semak) Makassar, Muhammad Agus Jaya dan Ketua Semak Jakarta,Sabil Rosadi Puarada menyampaikan ini ketika menghubungi Kaimana News, Senin (13/4/2020).

Baca Juga:  Polres Kaimana Ciduk Pria Pemilik 632 Sachet Narkotika Jenis Ganja

Keduanya mengatakan, persoalan ini tidak hanya dialami mahasiswa Kaimana di Makassar maupun Jakarta, tetapi dialami pula oleh seluruh mahasiswa Kaimana yang ada di kota studi lainnya.

Dikatakan, kesulitan mendapatkan bahan makanan ini, disebabkan harga yang terus naik, sementara transferan dana dari orangtua juga berkurang karena sama-sama mengalami dampak Covid-19.

“Setelah sebulan dirumahkan, kami saat ini kesulitan bahan makanan untuk kebutuhan sehari-hari. Ini bukan saja terjadi pada kami di Makassar, tetapi dialami juga oleh teman-teman di kota studi lainnya,” ungkap keduanya via ponsel.

Baca Juga:  Bangun Sinergitas, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata se-Papua Barat Rakornis di Kaimana

Untuk bisa bertahan hidup lanjutnya, mahasiswa yang memiliki keterbatasan secara ekonomi, terpaksa menumpang makan dan minum pada teman lainnya yang berkecukupan.

Mewakili rekan-rekan mahasiswa lainnya, keduanya berharap, Pemerintah Kabupaten Kaimana bisa membantu mereka mengatasi kesulitan yang dihadapi.

“Untuk bertahan hidup, yang susah terpaksa menumpang makan di rekan-rekan yang ada lebih. Kami berharap kesulitan yang kami hadapi ini mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kaimana,” pinta mereka. |DAR|AWI|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

DPRK Kaimana akan Panggil Disperindagkop dan Pertamina Jika Antrean Panjang Pertalite Berlanjut

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Komisi B DPRK Kaimana akan berkoordinasi dengan Dinas Perindagkop UMKM terkait …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *