Home / Berita Utama / Irene Pembawa Baki Bendera HUT 80 RI Asal SMAN 1 Kaimana Ini Bercita-cita Jadi Polisi

Irene Pembawa Baki Bendera HUT 80 RI Asal SMAN 1 Kaimana Ini Bercita-cita Jadi Polisi

Bagikan Artikel ini:

KAIMANANEWS.COM – Lengkapnya, Irene Graciah Wonatorey. Ia dipercayakan membawa baki bendera pada upacara pengibaran sang merah putih memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Kaimana, Minggu (17/8/2025).

Gadis asli Papua yang lahir di Kaimana pada 3 September 2009 dan saat ini tercatat sebagai siswi Kelas 2 SMA Negeri I Kaimana ini, ternyata sejak kecil bercita-cita menjadi Polisi tepatnya Polisi Wanita (Polwan).

Lahir sebagai anak bungsu dari 8 bersaudara dari ayah Anton Wonatorey dan ibu Sarlota Furay, Irene ingin setelah menamatkan pendidikan SMA nanti, dirinya mendapat kesempatan masuk sebagai anggota Polri.

“Cita-cita saya memang sejak kecil jadi Polwan, tapi tidak tahu nanti semoga terwujud,” ungkapnya disela acara foto bersama Forkopimda usai melaksanakan tugas mulai mengibarkan sang merah putih bersama puluhan rekannya di Stadion Triton Kaimana.

Baca Juga:  PDIP Kaimana Kantongi 2 Nama Balon Bupati The Next Mairuma

Ia mengaku, sejak kecil tidak pernah membayangkan akan menjadi bagian dari anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra), bahkan hingga dipercayakan membawa baki bendera untuk dikibarkan.

“Tapi saya yakin dan percaya ini semua karena campur tangan Tuhan melalui para pelatih. Dan puji Tuhan hari ini saya bisa menjalankannya. Terima kasih kepada semua pelatih yang telah dengan setia membimbing saya selama ini,” ucapnya tulus.

Ditanya tentang dukungan keluarga dan pelajaran paling berharga yang ditanamkan orangtua, Irene dengan derai air mata mengungkapkan, orangtuanya selalu berpesan agar menjadi anak yang baik, yang pandai menghargai sesama dan pandai menempatkan diri.

Baca Juga:  Satreskrim Polres Kaimana Selidiki Kematian Suami-Istri di Jembatan Biru Coa

“Tetap jadi diri sendiri dan jangan mudah terpengaruh dengan hal-hal yang tidak baik. Jangan juga banyak menuntut, ingat kita orang biasa, fokus saja belajar supaya cita-cita tercapai. Begitu yang selalu bapak-mama dan kakak-kakak pesan,” ungkapnya sambil menyeka air mata.

Sementara sang ibunda Sarlota Furay yang hadir memberikan dorongan semangat kepada Irene pada kesempatan tersebut juga berharap, agar suatu saat cita-cita anaknya dapat tercapai.

“Pertama-tama puji Tuhan hari ini dia bisa melaksanakan tugas dengan baik. Kami orangtua ini tidak berharap banyak, hanya ingin dia jadi anak yang berguna untuk diri sendiri, keluarga dan banyak orang,” ungkap Mama Sarlota yang saat itu didampingi salah satu kakak Irene. |isw|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Dua Masjid di Kaimana Dapat Tambahan Bantuan Sapi Kurban dari Pemerintah Pusat

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Selain mendapatkan bantuan masing-masing satu ekor sapi dari Pemerintah Kabupaten …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *