Home / Berita Utama / Larang Turunkan Barang Cegah Covid, Warga Pemilik Barang ‘Adu Mulut’ dengan Bupati

Larang Turunkan Barang Cegah Covid, Warga Pemilik Barang ‘Adu Mulut’ dengan Bupati

Bagikan Artikel ini:

BUPATI Kaimana, Matias Mairuma, ketika turun mengawasi langsung kedatangan kapal KM Sabuk Nusantara 77 di Pelabuhan Kaimana, Senin (20/4/2020), bersih keras menolak barang titipan warga turun dari kapal.

Penolakan Bupati Kaimana ini cukup beralasan karena barang bawaan atau titipan juga memiliki resiko terhadap penularan virus corona.

Hal ini juga didasarkan pada studi kasus seorang ibu rumah tangga di salah satu daerah di Indonesia, yang mengalami positif corona padahal tidak pernah mengunjungi daerah terpapar. Virus diduga bersumber dari barang atau uang kertas setelah berbelanja sayur.

Baca Juga:  Hanya di Kaimana, Kabel Telpon Aktif di Jalan Umum Dijadikan Tempat Gantung Sepatu

Namun keputusan tegas Bupati Kaimana ini mendapat protes dari warga pemilik barang. Mereka bahkan sempat adu mulut (adu argument) dengan orang nomor satu lingkup Pemkab Kaimana ini.

Pantauan media ini, adu mulut antara Bupati Matias yang didampingi Ketua Satgas Covid Rita Teurupun dan Kepala Pelabuhan, anggota Polisi serta lainnya ini, terjadi di pagar pembatas dermaga.

Baca Juga:  Anggota DPRK Kaimana Laksanakan Reses di Masing-Masing Daerah Pemilihan 

Masyarakat memaksa agar barang titipan mereka diturunkan. Namun demi keselamatan seluruh masyarakat Kaimana, Bupati tetap menolak melakukannya.

Bupati bersedia melakukan ganti rugi dengan meminta pemilik barang secara jujur merincikan jenis barang mereka yang ada diatas kapal. Keputusan ini pun disetujui para pemilik barang. |DAR|AWI|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

DPRK Kaimana akan Panggil Disperindagkop dan Pertamina Jika Antrean Panjang Pertalite Berlanjut

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Komisi B DPRK Kaimana akan berkoordinasi dengan Dinas Perindagkop UMKM terkait …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *