
PELAKSANA Harian Bupati Kaimana, Luther Rumpumbo, S.Pd,MM mengajak jajaran OPD Lingkup Pemda Kaimana untuk mendukung Gerakan Keamanan Pangan Desa dan Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas yang merupakan program prioritas nasional Badan POM.
Luther menyampaikan hal ini saat membuka secara resmi Advokasi Kegiatan Intervensi Keamanan Pangan Program Prioritas Nasional Badan POM Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) dan Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK) yang digelar Badan POM Papua Barat, Kamis (22/4/2021).
Kegiatan yang dilaksanakan di Meeting Room Kaimana Beach Hotel ini melibatkan puluhan peserta yang terdiri dari Pimpinan OPD Lingkup Pemkab Kaimana, serta perwakilan instansi terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Luther Rumpumbo mengatakan, keamanan pangan sangat penting bagi peningkatan perekonomian secara menyeluruh. Oleh karenanya ia berharap, melalui advokasi intervensi keamanan pangan yang dilaksanakan Badan POM ini, kebutuhan pangan dasar masyarakat yang aman, bergizi dan bermutu dapat terpenuhi.
Selain itu, Luther juga berharap, Badan POM Papua Barat dapat secara maksimal melakukan pengawasan terhadap peredaran produk obat dan makanan di Kaimana agar masyarakat Kaimana terhindar dari segala macam penyakit yang disebabkan oleh zat berbahaya yang terdapat dalam setiap makanan maupun obat-obatan yang beredar.
Sementara Kepala Badan POM Papua Barat, Herianto Baan, S.Si, Apt pada kesempatan yang sama mengatakan, Pemerintah Daerah mempunyai kewajiban menjamin terwujudnya penyelenggaraan keamanan pangan disetiap rantai pangan secara terpadu. Pemerintah Daerah juga wajib membina dan mengawasi pelaksanaan penerapan norma, standar, prosedur dan kriteria keamanan pangan.

Dijelaskan, ada 3 jenis program prioritas nasional yang berkaitan dengan keamanan pangan yang dimulai sejak tahun 2014 sampai 2024, yakni; Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD), Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK) dan Aksi Nasional Pangan Jajanan yang dikonsumsi Anak usia Sekolah (ANPJAS).
GKPD sendiri terang Herianto, merupakan aksi nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian masyarakat desa dalam menjamin pemenuhan kebutuhan pangan yang aman sampai pada tingkat perseorangan, serta memperkuat ekonomi desa dengan target 100 desa per tahun.
Sementara PPABK, merupakan program pemberdayaan pada komunitas pasar dengan membangun kemandirian komunitas pasar dalam melakukan pengawasan terhadap penyalahgunaan bahan berbahaya pada pangan, dalam rangka melindungi masyarakat dari pangan yang beresiko terhadap kesehatan.
Sedangkan, Pangan Jajanan yang dikonsumsi Anak Sekolah (PJAS) lanjut Herianto, merupakan program yang berupaya memberdayakan dan mendorong kemandirian komunitas sekolah dalam penyediaan pangan jajanan anak sekolah yang aman, bermutu dan bergizi.
Menutup pengantar kegiatan advokasi, Herianto berharap, advokasi kegiatan intervensi keamanan pangan dalam rangka program prioritas nasional Badan POM GKPD dan PPABK ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Daerah, para pelaku usaha dan seluruh masyarakat Kabupaten Kaimana.
Kegiatan ini diselingi penandatanganan komitmen bersama mendukung program nasional Gerakan Keamanan Pangan Desa dan Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas oleh PLH Bupati Kaimana, Pimpinan OPD dan instansi terkait lainnya, serta Kepala Badan POM Papua Barat Herianto Baan. |RED|KN1|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik