
KAIMANA- Pemerintah Kabupaten Kaimana pada tahun 2021 menargetkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai angka 66,40%, sesuai yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kaimana Tahun 2016-2021.
“Ini indikator kinerja daerah Kabupaten Kaimana tahun 2016-2021. Semua sudah dirancang, tinggal bagaimana dana yang ada dapat direalisasikan secara baik untuk mencapai target itu. Supaya ini terwujud maka pimpinan OPD harus berperan aktif,” ujar Bupati Kaimana, Drs. Matias Mairuma, Senin (31/12) malam.
Bupati jelaskan, bidang prioritas yang menjadi patokan dalam penetapan IPM adalah bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi. “Jangan keliru melihat pembangunan dari berapa banyak jembatan yang dibangun. IPM itu tidak diukur berdasarkan pembangunan fisik, tapi bidang prioritasnya adalah pendidikan, kesehatan dan ekonomi,” tegas Bupati.
Dikatakan, IPM Kabaupaten Kaimana terus mengalami kenaikan sejak tahun 2013 yang sebesar 60,36%. Tahun 2017 lanjut Bupati, IPM Kabupaten Kaimana menempati rangking ke-4 terbaik di Papua Barat dengan 62,74%, setelah Kota Sorong, Kabupaten Fakfak dan Kabupaten Manokwari. Sementara IPM Provinsi Papua Barat sendiri 62,99% dan IPM secara nasional 70,81.
“Tahun 2013 IPM kita 60,36, sampai 2015, 2016 dan 2017 terus naik. Dan target sebelum kami selesai masa jabatan harus naik 64,40. Jadi kalau nanti 2021 dia tembus angka itu, kami akan tinggalkan pemerintahan ini dengan kepala tegak. Ini sebetulnya alat ukur kemajuan suatu daerah. Lebih mudah membangun 1000 jembatan, karena mendorong IPM itu butuh kerja keras dan kerja cerdas,” ujar Bupati.
Lebih jauh dikatakan, selain kerja keras dan kerja cerdas, untuk mencapai target IPM, dibutuhkan pula staf pemerintahan yang brilian, yang bisa memanfaatkan anggaran untuk mewujudkan indikator-indikator IPM. Saat ini lanjut Bupati, sumbangsih sektor pendidikan, kesehatan dan ekonomi terhadap IPM masih sangat rendah.
Olehnya, peran aktif penyelenggara pendidikan dan kesehatan, termasuk OPD yang memiliki keterkaitan dengan peningkatan ekonomi masyarakat sangat dibutuhkan. “Sekarang ini pertumbuhan ekonomi secara nasional 5%. Target kita kalau bisa tembus 8%,” tutup Bupati. (AWI)
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik