Home / Berita Utama / Petugas Pendataan Lapangan Regsosek 2022 Kaimana Mulai Turun Kampung

Petugas Pendataan Lapangan Regsosek 2022 Kaimana Mulai Turun Kampung

Bagikan Artikel ini:

KAIMANANEWS.COM- Setelah kurang lebih 15 hari lamanya melakukan pendataan di wilayah kota, Petugas Pendataan Lapangan (PPL) Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) Tahun 2022 Kabupaten Kaimana mulai bertolak ke kampung-kampung yang tersebar di 7 wilayah distrik.

Mitra kerja Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kaimana ini bergerak ke ke kampung-kampung, Kamis (3/11/2022). Mereka terbagi dalam 12 tim kerja dengan wilayah pendataan yang sudah ditetapkan.

Satu diantaranya Tim Buruway Luar, yang diketuai Eny Sudirman. Ditemui di Pantai Coa sesaat sebelum berlayar menggunakan sarana transportasi longboat 70 PK, Eny menyebut tim yang dipimpinnya akan melakukan pendataan pada lima titik di Distrik Buruway yakni Kampung Nusaulan, Karawawi, Adi Jaya kampung dan Adi Jaya perusahaan, serta Kampung Kambala dengan total rumah tangga yang akan didata sebanyak 446 KK.

Dijelaskan, pendataan pada 5 titik ini akan dikebut dalam waktu kurang lebih 10 hari hingga 14 November mengingat batas akhir pendataan adalah 15 November 2022. Selanjutnya tim langsung kembali ke kota dan melakukan penyisiran ulang lokasi pendataan, terutama pada keluarga yang belum sempat didata sebelumnya akibat tidak berada di tempat.

Baca Juga:  Selamat, Ini 'dia' Anggota Paskibra Kaimana dan Rangkaian Acara Puncak HUT RI 74

Eny yang sudah beberapa kali mengikuti kegiatan pendataan yang digelar BPS Kaimana ini mengaku, proses pendataan di kampung tidak sesulit ketika pendataan di wilayah perkotaan. Di kampung, selain masyarakatnya yang selalu siap melayani, rumah penduduk juga saling berdekatan dan tingkat kesibukan masyarakat kampung juga tidak terlalu tinggi.

“Pendataan di kampung lancar saja karena masyarakat selalu ada saat kami datangi. Rumah mereka juga ada dalam satu lokasi yang saling berdekatan. Memang kadang ada yang ke kebun, tapi ketika coba lagi mereka sudah ada. Biasanya untuk mempercepat proses kami menyusul mereka ke kebun,” cerita Eny diamini 4 anggota tim.

Disinggung tentang perbedaan ketika melakukan pendataan di wilayah kota, para pejuang data ini mengaku, pendataan dalam kota sedikit terasa sulit manakala menghadapi keluarga yang tidak berada di tempat akibat banyaknya kesibukan diluar rumah.

Baca Juga:  Penetapan APBD 2023 Bakal Molor, Ketua DPRD: Jadwal Pelaksanaan Menunggu Bamus

“Di kota kadang ada keluarga yang harus didatangi berkali-kali baru bisa didata. Tapi pada intinya semua bisa berjalan baik hingga selesai. Respon yang hampir sama di beberapa titik baik di kota maupun di kampung itu biasanya ada masyarakat yang persoalkan bantuan. Tapi ketika ketemu hal seperti ini kami selalu mencoba memberikan mereka pemahaman,” ungkapnya.

Diakhir keterangannya, Koordinator Tim Buruway Luar ini berharap, masyarakat terus memberikan dukungan kepada seluruh petugas pendataan lapangan yang tersebar di seluruh kampung agar proses pendataan bisa selesai tepat waktu, mengingat data yang diambil ini nantinya akan membantu pemerintah dalam mengambil kebijakan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat. |KN1|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Tiba Kaimana 5 Juni, UAS Dijadwalkan Gelar Ceramah Keagamaan dan Bantu Promosi Pariwisata

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Ustadz Abdul Somad (UAS) dan rombongan dijadwalkan akan tiba di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *