
KAIMANANEWS.COM – Memeriahkan Hari Lahir (Harlah) Fatayat Nahdlatul Ulama ke-75, Kamis (24/5/2025) anggota Fatayat NU Cabang Kabupaten Kaimana melaksanakan bakti sosial berupa pembersihan rumput di pembatas jalan Utarum Kaimana dan kegiatan lainnya.
Pantauan media ini, aktivitas pembersihan sampah dan pemotongan rumput yang dilakukan kalangan perempuan muda yang tergabung dalam organisasi badan otonom Fatayat NU ini dibagi dalam beberapa titik.
Selain mengangkat sampah yang berserakan, anggota Fatayat NU juga melakukan pembersihan dan pemotongan rumput liar yang mulai tumbuh tinggi diantara pohon bunga yang berjejer disepanjang pembatas jalan utarom.
Ketua panitia pelaksana Harlah, Ramina Furu saat dikonfirmasi menjelaskan, bakti sosial pembersihan sampah dan rumput di pembatas jalan utama ini dilakukan karena kebersihan merupakan tanggungjawab bersama dan masalah sampah menjadi sorotan belakangan ini.

Selain itu, Fatayat NU sebagai bagian dari elemen masyarakat Kaimana merasa terpanggil untuk melakukan aksi nyata ditengah masyarakat, sekaligus menunjukan bahwa kehadiran Fatayat NU bermanfaat bagi masyarakat luas.
“Mengingat sampah dalam kota ini menjadi sorotan akhir-akhir ini sehingga sebagai elemen masyarakat, kami perlu memainkan peran untuk bagaimana bersama-sama pemerintah daerah menciptakan Kaimana yang bersih. Fatayat NU juga ingin menunjukan bahwa keberadaan organisasi ini bermanfaat bagi masyarakat luas,” ungkapnya.
Senada, Ketua Cabang Fatayat NU Kabupaten Kaimana, Jamiah Qomariah, S.Ag, M.Pd juga mengatakan, dalam rangka memperingati Harlah Fatayat NU ke-75 yang jatuh pada 24 April ini, ada beberapa rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan, diantaranya kerja bakti sepanjang pembatas jalan Utarom.
“Kenapa kami melaksakan kerja bakti di pembatas jalan ini karena kepedulian kami melihat kondisi pembatas jalan yang rumputnya sudah lumayan tinggi. Bahwa tanggungjawab kebersihan kota ini menjadi tanggungjawab kita bersama elemen masyarakat, bukan hanya instansi terkait, sehingga kami melihat hal ini perlu segera ditangani dan kami bersepakat melakukan babat rumput disepanjang pembatas jalan ini,” ungkapnya.

Selain pembersihan sampah dan rumput, panitia juga akan melaksanakan Khotmil Qur’an, dalam hal ini penamatan Al-qur’an yang akan dibaca oleh seluruh anggota Fatayat NU. “Dan acara puncak Harlah akan kami laksanakan hari Sabtu 26 April di Pantai Bantemi dalam bentuk family gathering melibatkan keluarga besar anggota Fatayat NU Kaimana. Kita mengisi kegiatan silahturahmi dengan acara-acara ringan,” ujarnya.
Anggota DPRP Papua Barat ini juga menjelaskan, Harla Fatayat NU tahun ini mengusung tema ‘Organisasi Digdaya Perempuan Berdaya dan Berkarya.’ Tema ini mencerminkan pentingnya kebersamaan dan dukungan antara perempuan dalam mendorong lahirnya kader-kader perempuan yang kompeten dan mampu berkontribusi secara nyata bagi masyarakat. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik