Home / Pendidikan / Tumbuhkan Semangat Literasi, Dinas Perpustakaan Kaimana Gelar Lomba Cerita Rakyat dan Baca Puisi

Tumbuhkan Semangat Literasi, Dinas Perpustakaan Kaimana Gelar Lomba Cerita Rakyat dan Baca Puisi

Bagikan Artikel ini:

KAIMANANEWS.COM- Pemerintah Kabupaten Kaimana melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar lomba cerita rakyat dan lomba baca puisi tingkat Sekolah Dasar (SD), Selasa (27/8/2024).

Kegiatan yang digelar di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah ini bertujuan; meningkatkan literasi siswa sekolah dasar, membentengi diri dari disrupted (pengaruh, red) teknologi dan budaya asing, serta menjaga khasanah cerita di Kaimana.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kaimana, Amir Furu, S.Pd saat membuka kegiatan mengatakan, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat mempengaruhi minat dan baca anak, yang  lebih tertarik dengan menonton youtube dan bermain aplikasi game.

Baca Juga:  Pemda dan MUI Kaimana Kembali Kirim 62 Calon Mahasiswa ke Sejumlah Perguruan Tinggi

Untuk itu, ajang perlombaan yang saat ini dilaksanakan diharapkan dapat menumbuh kembangkan minat dan gemar membaca, yang perlu untuk ditanamkan sejak dini kepada anak-anak khususnya pada tingkat SD di Kabupaten Kaimana.

“Jadi kegiatan ini melibatkan 20 peserta siswa-siswi pada tingkat Sekolah Dasar baik peserta yang mengikuti lomba baca puisi dan lomba cerita rakyat,” ucapnya.

Dikatakan, cerita rakyat merupakan tradisi lisan yang diwariskan oleh para lelulhur secara turun temurun dari satu generasi ke generasi berikutnya. Dalam cerita rakyat banyak memuat tentang sejarah, adat istiadat, pandangan hidup, politik, kepemimpinan dan cita-cita atau keinginan.

Baca Juga:  SMKN II Kaimana Keluarkan Satu Siswa Akibat Terlibat Kasus Penganiayaan

“Jadi melalui ajang ini, kami ingin menumbuh kembangkan cerita rakyat, sebagai alat pewaris dan tata cara kehidupan tradisional terdahulu. Cerita rakyat tidak dapat dipisahkan dari suatu komunitas,” ujarnya.

Amir Furu juga berharap, melalui ajang lomba cerita rakyat dan lomba baca puisi ini tumbuh minat baca dari anak-anak sekolah, sehingga memliki kemampuan, keterampilan dalam bidang literasi.

Kegiatan yang melibatkan lima orang tim penilai ini, turut dihadiri kepala sekolah dan guru dari sekolah yang mengikuti lomba, serta orang tua dari siswa-siswi peserta. |lau|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

PPPK Guru yang Dibantukan di Swasta Wajib Kembali ke Sekolah Negeri Sesuai Formasi

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Kekurangan guru masih menjadi problematika di sejumlah sekolah, terutama yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *