
KAIMANANEWS.COM – Tim Gabungan SAR Kaimana resmi menutup kegiatan pencarian korban yang jatuh dari KM Sabuk Nusantara 75 di Perairan Teluk Etna Kaimana dari Pelabuhan Lobo menuju Pomako Timika.
Dalam pencarian selama 7 hari, sejak 30 Juli 2026 hingga 5 Agustus 2026, korban Gilbert (18) penumpang KM Sabuk Nusantara yang naik dari Pelabuhan Fakfak tujuan Agats tersebut, tidak ditemukan.
Kepala Pos SAR Kaimana, Silas Wopari saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah memaksimalkan upaya pencarian selama tujuh hari, namun korban tidak berhasil ditemukan.
Sehingga berdasarkan hasil evaluasi, pihaknya secara resmi menghentikan dan menutup proses pencarian ditutup sesuai aturan dalam operasi SAR, dimana waktu pencarian terhadap korban maksimal 7 hari.

Penutupan proses pencarian terang Silas, telah disampaikan kepada pihak keluarga korban. Pencarian oleh Tim Gabungan SAR Kaimana sendiri, tidak hanya dilakukan di lokasi yang dicurigai sebagai titik jatuh, namun melebar hingga ke wilayah perairan Buruway
“Pencarian oleh Tim SAR Gabungan mulai 30 Juli sampai 5 Agustus 2026 hasilnya nihil. Berdasarkan hasil evaluasi pencarian selama 7 hari tersebut, maka Operasi SAR diputuskan untuk ditutup sebagaimana aturan yang ada di Operasi SAR bahwa waktu pencarian hanya sampai tujuh hari,” ujarnya, Kamis (6/8/2026).
Silas mengatakan, selama proses pencarian pihaknya menghadapi kendala yang cukup berat akibat kondisi cuaca yang sangat tidak bersahabat. Selain angin kencang, gelombang laut juga mencapai ketinggian hingga 3 meter. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik